Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penampakan Dua Anak Durhaka yang Tega Serahkan Ibu Kandung ke Panti Jompo Griya Lansia Malang

Uways Alqadrie • Minggu, 29 Juni 2025 | 07:48 WIB

Sri Rahayu dan Fitriya menyerahkan ibu kandung mereka, Nasikah (74) ke Panti Jompo Griya Lansia Malang. (Foto: tangkapan layar)
Sri Rahayu dan Fitriya menyerahkan ibu kandung mereka, Nasikah (74) ke Panti Jompo Griya Lansia Malang. (Foto: tangkapan layar)
KALTIMPOST.ID, MALANG- Dua bersaudara asal Surabaya, Sri Rahayu dan Fitriya, memutuskan untuk mengambil kembali ibu kandung mereka, Nasikah (74), dari Panti Jompo Griya Lansia Malang.

Keputusan ini diambil setelah unggahan video yang memperlihatkan keduanya menitipkan sang ibu ke panti sosial tersebut menuai sorotan dan kecaman dari publik di media sosial.

Video yang sempat viral di berbagai platform media sosial menunjukkan momen saat Sri Rahayu dan Fitriya menyerahkan ibu mereka ke pihak pengelola panti jompo pada Jumat, 27 Juni 2025.

Dalam rekaman tersebut, pengelola panti sempat menegaskan bahwa lansia yang masih memiliki keluarga, terutama anak kandung, tidak dapat dititipkan ke panti jompo tanpa alasan yang jelas.

Keduanya kemudian menandatangani surat pernyataan secara resmi di atas materai. Tindakan kedua anak kepada ibu kandungnya tersebut mendapat tanggapan dari warganet yang kesal dan geram.

“Di atas malin kundang masih ada Sri Rahayu dan Fitriya,” tulis akun @ika yuliani.

“Susah payah d besarkan sejak dalam kandungan…bahkan seekor nyamuk pun menggigitmu dia tidak rela…skrng stlh ibumu tua renta mlh kau sia-siakan surga mu…terbuat dari apa hatimu Sri Rahayu dan adiknya,” komentar akun @aifa.

“Karma berlaku ya sri rahayu…sekarang kalian membuang ibu ke panti…dan suatu saat pasti kalian punya anak…dan jangan heran anak kalian yg membuang kalian kelak di hari tua nanti. Sehat-sehat ibu Nasikah,” tulis akun @1%. — Dua bersaudara asal Surabaya, Sri Rahayu dan Fitriya, memutuskan untuk mengambil kembali ibu kandung mereka, Nasikah (74), dari Panti Jompo Griya Lansia Malang.

Keputusan ini diambil setelah unggahan video yang memperlihatkan keduanya menitipkan sang ibu ke panti sosial tersebut menuai sorotan dan kecaman dari publik di media sosial.

Video yang sempat viral di berbagai platform media sosial menunjukkan momen saat Sri Rahayu dan Fitriya menyerahkan ibu mereka ke pihak pengelola panti jompo pada Jumat, 27 Juni 2025.

Dalam rekaman tersebut, pengelola panti sempat menegaskan bahwa lansia yang masih memiliki keluarga, terutama anak kandung, tidak dapat dititipkan ke panti jompo tanpa alasan yang jelas.

Namun, kedua anak Nasikah tetap bersikeras menitipkan ibunya dan bahkan bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka menyerahkan pengasuhan sang ibu secara total, termasuk tidak akan dihubungi kembali apabila terjadi hal-hal tertentu, seperti kematian.

"Berhubung tidak ada titik temu, jenengan yang jelas enggak ada yang mau merawat ibunya, kan begitu?" ujar pengelola panti dalam video yang diunggah akun @myhope.

Setelah video tersebut beredar, sejumlah warganet mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi psikologis lansia tersebut serta mengecam tindakan kedua anaknya. 

Di tengah gelombang kritik, muncul unggahan baru yang menunjukkan Nasikah duduk di kursi roda bersama kedua anaknya. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa Sri Rahayu dan Fitriya telah menjemput kembali sang ibu dari Griya Lansia Malang.

“Semoga kalian sadar, lindungi dan rawat surgamu itu,” tulis akun @is_pelssy yang pertama kali membagikan kabar kepulangan Nasikah.

Sebagian netizen menyampaikan kekhawatiran bahwa keputusan tersebut diambil karena tekanan publik, bukan atas dasar kesadaran atau penyesalan. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun dari pengelola panti terkait alasan pengambilan kembali Nasikah oleh kedua anaknya.

Nasikah diketahui merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara, Sri Rahayu dan Fitriya tercatat berdomisili di wilayah Sukolali dan Mulyorejo Tengah, Surabaya.

Peristiwa ini kembali memantik diskusi publik mengenai peran keluarga dalam merawat orang tua lanjut usia, serta pentingnya kesadaran akan tanggung jawab moral dan sosial terhadap lansia di tengah perubahan gaya hidup modern.

Editor : Uways Alqadrie
#anak durhaka #panti jompo griya lansia husnul #Panti Jompo Griya Lansia Malang