Menurut data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, setidaknya 4.000 unit rumah terdampak banjir yang dipicu oleh hujan deras dan jebolnya tanggul Kali Cibarengkok.
Akibatnya, sejumlah aliran sungai lainnya seperti Kali Cibeber, Kali Cikeas, dan Kali Cipeucang juga meluap ke kawasan permukiman padat penduduk.
Dampak banjir turut melumpuhkan akses utama Cibubur–Jonggol, termasuk sebuah rumah sakit yang harus mengevakuasi pasien ke lantai atas karena ruang perawatan terendam.
Beberapa perumahan yang terdampak parah antara lain Citra Indah Jonggol, Puri Harmoni 9, Fontana Lake, Primavera, dan kompleks PMI Klapanunggal.
Hingga tengah malam, tim gabungan dari BPBD, SAR, TNI-Polri, serta relawan masih melakukan evakuasi di lokasi terdampak. Prioritas penyelamatan diberikan kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, serta warga sakit.
Camat Klapanunggal, Galuh Arum, menyampaikan bahwa proses evakuasi sementara dilakukan ke sejumlah titik pengungsian yang memanfaatkan fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan kantor desa yang berada di wilayah dataran tinggi.
“Kami mengimbau lurah untuk meningkatkan kewaspadaan warga, karena banjir seperti ini berulang setiap tahun. Kami juga meminta pemerintah daerah segera melakukan normalisasi Kali Cibarengkok serta perbaikan jembatan di sekitarnya,” ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan tim gabungan terus memantau kondisi cuaca serta ketinggian air untuk antisipasi banjir susulan.
Editor : Uways Alqadrie