Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pengenalan Kehidupan Kampus Dihadiri Wakil Gubernur Kaltim dan Pejabat TNI, Ini Klarifikasi Rektor Unmul

Eko Pralistio • Rabu, 6 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mulawarman (Unmul) 2025 di GOR 27 September, Selasa (5/8) yang dihadiri pejabat pemprov dan Kodam VI Mulawarman. (PEMPROV KALTIM)
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mulawarman (Unmul) 2025 di GOR 27 September, Selasa (5/8) yang dihadiri pejabat pemprov dan Kodam VI Mulawarman. (PEMPROV KALTIM)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kehadiran dua pejabat di agenda Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, memancing reaksi.

Namun, kehadiran mereka juga dinilai bukan sekadar seremoni. Ada misi besar yang ingin ditanamkan, yakni membangun kebangsaan dan memperkuat sinergitas menuju Generasi Emas 2045.

Kehadiran Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan Pangdam IV Mulawarman, yang diwakili Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Brigjen TNI Deni Sukwara, bukan tanpa alasan.

Rektor Universitas Mulawarman Prof Abdunnur menyebut, sejatinya PKKMB tak hanya ajang pengenal kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pintu masuk adaptasi mahasiswa baru. Baik secara internal maupun eksternal.

"Di internal, mereka (mahasiswa baru) dikenalkan fasilitas kampus dan pembelajaran. Sementara di eksternal, ada sinergitas antar lembaga guna untuk mencetak SDM yang unggul," ujarnya, Rabu (6/8/2025).

Dari sisi kelembagaan, lanjut dia, sinergitas lintas instansi dinilai penting. Bahkan dalam kegiatan tersebut juga bisa dihadirkan praktisi dari dunia industri. Tujuannya, kata Prof Abdunnur, agar lulusan Unmul bisa siap bersaing.

Nah, kehadiran Wagub Kaltim, menurut dia, sejalan dengan jumlah penerima manfaat program bantuan pendidikan yang berjagon Gratispol tersebut. Jumlahnya di Unmul mencapai 85 persen yang dinyatakan lolos.

"Sehingga, sangat keterkaitan dengan program ini agar mahasiswa baru bisa menyelesaikan pendidikannya dengan tepat waktu," lanjutnya.

Kemudian, Prof Abdunnur menggarisbawahi bahwa angka partisipasi pendidikan tinggi di Kaltim masih di bawah rata-rata nasional, yakni 20 persen. Maka, segala bentuk dukungan untuk memastikan mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu sangat krusial.

Disinggung perihal kehadiran Pangdam VI Mulawarman, Prof Abdunnur menyebut, kehadirannya dengan tujuan pembentukan karakter kebangsaan mahasiswa.

"Ini bukan bentuk doktrinasi, tapi pemahaman. Ini menjadi bekal juga bagi mahasiswa baru kita. Dan kita juga ingin menghasilkan lulusan yang memiliki karakter mental kebangsaan, tentu TNI memiliki itu dan perlu disampaikan," tuturnya.

Unmul, disebutnya, akan terus berbenah demi menuju standar kampus berkelas dunia (wolrd class university). "Kami sedang membangu akredtiasi yang unggul, institusi unggul, dan networking seluas-luasnya. Sinergi dengan berbagai pihak akan memperkuat posisi Unmul sebagai center of excellence,” pungkasnya. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#UNMUL #Universitas Mulawarman #PPKMB