Lewat akun media sosialnya, Sahroni meluapkan kemarahan. “Kalau kecewa sama saya, hadapi saya. Jangan rumah dan barang-barang keluarga saya yang jadi sasaran,” tulisnya.
Ia menegaskan akan menempuh jalur hukum. “Saya, Ahmad Sahroni, tidak menerima penjarahan ini dan akan membawa kasusnya ke ranah hukum,” ucapnya.
Dalam unggahan lain, ia juga menulis dengan nada emosional, “Ya Allah... kenapa sampai seperti ini? Bedebah kalian, mainnya penjarahan!”
Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah demonstrasi di depan Gedung DPR RI berakhir ricuh. Massa yang masih tersulut emosi merangsek ke dua kediaman Sahroni, memecahkan kaca, merusak perabot, hingga menjarah sejumlah barang berharga.
Sejumlah saksi menyebut perusakan berlangsung cepat dan sulit dicegah. Hingga Sabtu malam, warga masih memadati lokasi untuk menyaksikan kondisi rumah pasca-amukan massa.
Editor : Uways Alqadrie