Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kronologi Lengkap Jatuhnya Helikopter PK-RGH di Tanah Bumbu Kalsel, Ini Daftar 8 Penumpang yang Dibawa

Uways Alqadrie • Selasa, 2 September 2025 | 10:51 WIB
Helikopter dengan kode registrasi PK-RGH yang dilaporkan hilang kontak di wilayah udara Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (1/9/2025).
Helikopter dengan kode registrasi PK-RGH yang dilaporkan hilang kontak di wilayah udara Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (1/9/2025).

KALTIMPOST.ID, BANJARMASIN – Helikopter jenis BK117-D3 milik operator Eastindo diduga jatuh di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (1/9/2025). 

Titik hilang kontak tercatat di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mantewe dengan koordinat 3°06'54.58" S - 115°41'21.62" E.

Tim SAR gabungan sebanyak 40 personel telah dikerahkan dari Unit Siaga SAR Batulicin menuju titik koordinat terakhir dengan jarak tempuh sekitar 71,5 km. Operasi ini melibatkan Basarnas, Pos SAR Kotabaru, Brimob Tanah Bumbu, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga: Dampak Demo: 1.240 Orang Diamankan, 10 Ditetapkan Tersangka Kerusuhan DPR dan Rugi Jakarta Rp 55 Miliar

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyebut medan berat, vegetasi lebat, serta keterbatasan komunikasi menjadi kendala utama pencarian. Meski begitu, tim sudah bergerak sejak pukul 12.20 WITA.

Cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan. Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan dukungan peralatan navigasi, komunikasi, dan evakuasi.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan helikopter diminta segera melapor melalui layanan darurat 115.

Operasi SAR dilanjutkan Selasa (2/9). Basarnas menurunkan dua helikopter: milik BNPB dan Mabes Polri. Keduanya saling bergantian demi faktor keselamatan. Dari darat, 140 personel gabungan ikut menyisir kawasan seluas 27 kilometer persegi.

Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai Koordinator Misi SAR, langsung memimpin operasi.

“Mohon doa semua pihak agar pencarian berjalan lancar dan segera membuahkan hasil,” katanya.

Baca Juga: Anak Menjarah, Ibu Kembalikan Jam Tangan Mewah Richard Mille Ahmad Sahroni Usai Penjarahan di Tanjung Priok

Menurut laporan awal AirNav Banjarmasin, helikopter dengan nomor registrasi PK-RGH itu membawa delapan orang, terdiri atas pilot, teknisi, dan penumpang. Identitasnya adalah:

Kapten Haryanto (pilot)

Eng. Hendra (teknisi)

Mark Werren

Yudi Febrian

Andys Rissa Pasulu

Santha Kumar

Claudine Quito

Iboy Irfan Rosa

Baca Juga: Usai Rumahnya Dijarah, Sri Mulyani: Bismillah, Kami Akan Terus Memperbaiki. Jangan Lelah Mencintai Indonesia

Detik-Detik Helikopter PK-RGH Hilang Kontak di Tanah Bumbu:

1. Senin, 1 September 2025 – 08.46 WITA

Helikopter BK117-D3 PK-RGH milik Eastindo lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kotabaru, dengan tujuan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Pesawat membawa 8 orang: 1 pilot, 1 teknisi, dan 6 penumpang.

2. +10 menit setelah terbang

Helikopter terakhir kali melakukan komunikasi dengan menara. Setelah kontak itu, terputus. Posisi terakhir terpantau berada di wilayah Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dekat Air Terjun Mandin Damar.

3. 12.02 WIB

AirNav Banjarmasin melaporkan ke Basarnas bahwa helikopter dinyatakan hilang kontak. Laporan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim SAR gabungan.

Baca Juga: Acil Bimbo Meninggal Dunia! Profil Lengkap Perjalanan Musik, Daftar Lagu, Pendidikan, dan Keluarga

4. Sore hari

Operasi pencarian dimulai melalui jalur darat dan udara. Medan hutan lebat serta perbukitan terjal menjadi kendala utama tim di lapangan.

Editor : Uways Alqadrie
#kalimantan selatan #helikopter jatuh #tanah bumbu #Helikopter jatuh di Tanah Bumbu