KALTIMPOST.ID-Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi menyampaikan pihaknya selalu terbuka menerima usulan yang disampaikan baik itu isu lokal maupun nasional.
Untuk masukan mahasiswa saat aksi kepada pemerintah daerah, dia menyebut masukan tersebut tentu akan jadi bahan pengambilan keputusan dalam merumuskan pembangunan.
Sementara untuk isu nasional, itu bukan ranah DPRD tingkat kabupaten. Dia akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat dan melalui jalur politik.
“Alhamdulillah penyampaian aspirasi di Paser berjalan damai. Mahasiswa datang ke DPRD dan berdiskusi di dalam ruangan,” kata Wahyudi.
DPRD Paser berterima kasih kepada mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya melalui aksi damai dan kondusif.
Beberapa poin yang bisa jadi kebijakan baru adalah mengundang mahasiswa untuk agenda penting di DPRD Paser seperti rapat dengar pendapat. “Mereka minta dilibatkan, kami persilakan teman-teman mahasiswa hadir,” katanya. (rd)
Editor : Romdani.