Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Komdigi Jadikan AI sebagai Mitra Strategis Perguruan Tinggi untuk Dorong Transformasi Digital Nasional

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 25 September 2025 | 15:11 WIB
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria.

KALTIMPOST.ID, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) akan menjadi mitra strategis perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital nasional.

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital dalam menghasilkan riset, inovasi, dan sumber daya manusia digital yang unggul.

“AI dapat menjadi penggerak utama dalam personalisasi pembelajaran, asesmen berbasis data, hingga pemetaan profil mahasiswa dan institusi,” ujar Nezar.

Menurutnya, penerapan AI di lingkungan kampus akan membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Sistem seperti Intelligent Tutoring System bisa memberi pengalaman belajar yang lebih sesuai kebutuhan mahasiswa.

Selain itu, analisis data akademik dengan AI dapat membantu universitas memprediksi kebutuhan serta keberhasilan mahasiswa.

 Baca Juga: Jaga Keberlanjutan Energi, PHSS 'Tendang Bola' Bareng Stakeholder Kutai Kartanegara

Namun, Nezar juga menekankan bahwa ada sejumlah tantangan yang harus diantisipasi.

Di antaranya, bias algoritma, halusinasi data, risiko plagiarisme karya ilmiah, serta keterbatasan infrastruktur digital dan kompetensi sumber daya manusia.

“Tantangan ini harus dijawab dengan kebijakan, regulasi, dan kesiapan ekosistem digital yang kuat,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah tengah menyusun Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional sebagai panduan strategis pemanfaatan AI.

Dokumen tersebut ditargetkan menjadi landasan regulasi agar pemakaian AI selaras dengan etika, kemanusiaan, serta pembangunan berkelanjutan.

 Baca Juga: Bansos Akhir September: Cek Status PIP, PKH, dan BPNT Anda, Ada yang Dapat Bantuan Jutaan Rupiah!

Nezar menambahkan, Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, sebuah angka yang hanya bisa dicapai dengan keterlibatan penuh perguruan tinggi.

“AI bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi menjadi mitra dalam mempercepat inovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Lebih jauh, kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dianggap sangat penting agar pemanfaatan AI tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dengan sinergi yang baik, riset dan inovasi kampus bisa langsung terhubung dengan kebutuhan dunia usaha sekaligus mendukung agenda nasional.

Selain itu, keterampilan literasi digital bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan juga akan menjadi fokus utama.

Pemerintah menilai peningkatan pemahaman etika penggunaan AI penting agar teknologi ini bisa dimanfaatkan secara bijak tanpa menimbulkan dampak negatif di masa depan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#kecerdasan buatan #komdigi #ai #perguruan tinggi #Transformasi Digital Pendidikan #artificial intelligence