KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Jelang berakhirnya kepengurusan KONI Kaltim masa bakti 2022-2026, induk organisasi olahraga Benua Etam mulai mempersiapkan tahapan persiapan menuju Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).
Sesuai rencana, ada dua agenda yang bakal dilaksanakan, rapat kerja provinsi (rakerprov) pada Februari 2026 dilanjutkan musorprov. Waktunya diperkirakan selepas Hari Raya Idulfitri 2026.
Hal ini dibahas dalam rapat pleno KONI Kaltim, Kamis (2/10/2025) pagi. Dipimpin Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, pleno ini diikuti segenap unsur pimpinan dan seluruh pengurus organisasi.
"Insyaallah tetap kami laksanakan sesuai jadwal. Rakerprov di Februari dan musorprov setelah Idulfitri, untuk tanggal pastinya masih tentatif," terang Rusdi usai rapat pleno.
Dikatakan Rusdi, rakerprov sebagai agenda krusial, haruslah menjadi momentum mengevaluasi program kerja yang sudah berjalan. Terutama persiapan menuju porprov. Kemudian menentukan arah penguatan pembinaan untuk atlet, pelatih dan SDM olahraga di daerah. Juga merumuskan strategi jangka panjang, khususnya menghadapi PON 2028.
Di kesempatan itu, Rusdi juga sekaligus menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali mencalonkan sebagai ketua periode selanjutnya. Keputusan itu dia ambil setelah melalui pertimbangan matang, dengan menitikberatkan pada keyakinannya bahwa regenerasi dalam sebuah organisasi harus terjadi.
"Saya juga memastikan, tidak akan mencalonkan diri kembali pada musorprov nanti. Saya percaya, banyak kader-kader potensial di antara kita untuk membawa KONI Kaltim lebih tinggi lagi," ungkap Rusdi.
Selanjutnya, Rusdi memastikan, untuk lebih fokus menuntaskan tanggung jawab di sisa waktu yang ada. Memastikan semua program berjalan baik dan mempersiapkan suksesi kepemimpinan berjalan demokratis dan menghasilkan yang terbaik bagi olahraga Kaltim.
"Saya akan mendedikasikan sisa masa jabatan ini untuk menjamin kesuksesan porprov 2026," tegasnya.
Terakhir, Rusdi mengatakan bahwa tak ada sesuatu yang berjalan mulus. Selalu ada badai dalam perjalanan. Namun, ia mengapresiasi seluruh pengurus yang tetap mampu bersama-sama berdiri tegak di tengah badai.
Editor : Rendy Fauzan