KALTIMPOST.ID-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria dan Penataan Ruang se-Kaltim di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (24/10).
Forum tersebut menjadi ruang strategis memperkuat sinkronisasi kebijakan pertanahan, penyelesaian konflik agraria, serta percepatan penataan ruang yang selaras dengan arah pembangunan daerah.
Termasuk dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi proyek prioritas nasional.
Dalam rapat itu, Pemprov Kaltim bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), unsur FKPD, dan berbagai pemangku kepentingan bersepakat memperkuat integrasi data pertanahan, penegakan regulasi, serta percepatan sertifikasi lahan masyarakat.
Tujuannya agar kepastian hukum kepemilikan tanah dapat terjamin, dan tata ruang daerah berjalan lebih tertib dan berkeadilan.
Rudy menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung kebijakan reforma agraria dan penataan ruang nasional.
Ia menilai stabilitas wilayah menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan, sehingga Kodam VI/Mulawarman akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta kementerian terkait.
“Kodam VI/Mulawarman berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah. Penataan ruang yang terencana dan berkeadilan akan menciptakan ruang hidup aman bagi rakyat serta mendukung pembangunan nasional, khususnya di Kaltim sebagai gerbang IKN,” tegasnya.
Melalui kerja sama lintas sektor yang solid antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan FKPD, diharapkan Kaltim mampu mewujudkan tata ruang yang tertib, berkeadilan, berwawasan lingkungan, serta memberikan jaminan hukum bagi seluruh warga. (rd)
Editor : Romdani.