Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Terkenal di TikTok: Abu Lulu Tunjukan Video Kekejaman Massal di Sudan yang Menggemparkan

Sandrina Elhandari • Kamis, 6 November 2025 | 14:40 WIB

 

Abu Lulu, komandan paramiliter Sudan, kini telah ditangkap.
Abu Lulu, komandan paramiliter Sudan, kini telah ditangkap.

KALTIMPOST.ID, Seorang komandan paramiliter Sudan yang terkenal lewat TikTok kini menjadi sorotan internasional setelah muncul bukti bahwa ia diduga memimpin pembantaian massal di kota El Fasher, Darfur, Sudan.

Komandan yang dikenal dengan nama Al‑Fateh Abdullah Idris atau “Abu Lulu” muncul dalam video‑video yang menunjukkan dirinya mengeksekusi warga sipil secara sistematis.

Dalam salah satu tayangan langsung, ia mengklaim telah membunuh ribuan orang.

Peristiwa pembantaian terjadi setelah pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) merebut El Fasher setelah pengepungan panjang.

Video yang beredar memperlihatkan Abu Lulu mengeksekusi tahanan satu per satu, termasuk warga dari berbagai kelompok etnis.

Meskipun RSF mengumumkan penangkapan Abu Lulu dan beberapa anggota lainnya, banyak pengamat menilai langkah ini sebagai strategi pencitraan untuk meredam kritik internasional.

Video-video yang menunjukkan Abu Lulu tersenyum saat melakukan pembunuhan dianggap bukti dari pendekatan teror yang disengaja, bukan aksi kekerasan acak.

Analis menekankan bahwa perilaku ini memperlihatkan kombinasi narsisme dan kesadaran akan dampak propaganda dari tindakannya.

Kasus ini menambah daftar panjang kekejaman yang diduga dilakukan RSF di Darfur, termasuk dugaan pembersihan etnis dan kejahatan perang.

Munculnya video yang direkam langsung oleh pelaku membuat tekanan terhadap komunitas internasional untuk bertindak semakin besar.

Kehadiran Abu Lulu sebagai simbol kekerasan terorganisir di Sudan menegaskan tantangan besar dalam menangani kejahatan perang, sekaligus memperlihatkan bagaimana media sosial kini dapat menjadi platform untuk menyebarkan kekerasan secara luas.

Editor : Hernawati
#sudan #pembantaian massal #komandan paramiliter #abu lulu