KALTIMPOST.ID, JAKARTA -Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa jarak antara Bumi dan Bulan bukanlah jarak statistik, melainkan terus berubah seiring berjalannya waktu. Para ilmuwan telah mengkonfirmasi bahwa satelit alami bumi ini perlahan-lahan bergerak menjauh dari planet kita.
Pergeseran ini terjadi karena orbit Bulan terus mengalami evolusi. Data pengukuran terkini mengungkapkan bahwa Bulan saat ini menjauh dari Bumi dengan laju sekitar 3,8 sentimeter (sekitar 1,5 inci) setiap tahun, seperti dilaporkan oleh IFL Science dan dikutip Jumat (7/11).
Bagaimana Jarak Ini Diketahui?
Informasi perubahan jarak ini diperoleh berkat inisiatif Lunar Laser Ranging Experiment. Selama misi Apollo pada tahun 1960-an dan 1970-an, para astronot menempatkan sejumlah reflektor khusus di permukaan Bulan.
Baca Juga: Ngeri! Ancaman DBD dari Sabang sampai Merauke, Kerugian Negara Tembus Rp 15 Triliun!
Para peneliti di Bumi dapat mengukur jarak dengan sangat akurat dengan cara menembakkan sinar laser ke reflektor tersebut, kemudian mengukur waktu yang dibutuhkan sinar untuk memantulkan dan kembali ke Bumi.
D ampak Jangka Panjang Hilangnya Gerhana Matahari Total
Laju pergerakan Bulan yang lambat ini memiliki makna besar di masa depan. Salah satu dampak paling mencolok adalah kemungkinan hilangnya fenomena Gerhana Matahari Total.
IFL Science menjelaskan bahwa menjauhnya Bulan akan menyebabkan satelit tersebut terlihat semakin kecil dari perspektif Bumi. Perubahan ini akan menghilangkan keunikan Gerhana Matahari Total yang kita saksikan saat ini, di mana ukuran Matahari dan Bulan di langit tampak hampir identik.
Kesamaan ukuran tampak ini terjadi karena meskipun diameter Matahari sekitar 400 kali lebih besar dari Bulan, jarak Matahari dari Bumi juga kurang lebih 400 kali lipat jarak Bumi ke Bulan.
Baca Juga: Tanda-tanda Kiamat Iklim Terbukti, Es Mencair, Rahasia Dunia 10.300 Tahun Lalu Terbongkar!
Bayangkan masa lalu, yaitu, perkiraan menunjukkan bahwa sekitar empat miliar tahun yang lalu, sebelum Bulan bergeser ke orbitnya yang sekarang, Bulan akan terlihat tiga kali lebih besar di langit malam dibandingkan dengan penampakannya saat ini. (*)
Editor : Uways Alqadrie