KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Kaltim menggelar Operasi Zebra Mahakam selama 14 hari ke depan. Operasi ini sebagai upaya meningkatkan kepatuhan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kaltim.
Kegiatan diawali dnegan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Senin (17/11/2025). Apel melibatkan instansi terkait seperti Pomdam VI/Mulawarman, Dishub, Jasa Raharja, dan Dispenda.
“Fokus utama operasi adalah menekan pelanggaran, mengurangi kecelakaan dan menurunkan angka fatalitas,” terang Endar didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Pol Rifki. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju pengamanan Nataru.
Sejumlah pelanggaran prioritas menjadi sasaran utama, mulai dari pengendara di bawah umur, tidak memakai helm SNI, boncengan lebih dari satu orang, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.
Kemudian tidak menggunakan sabuk keselamatan, melawan arus, melebihi batas kecepatan, hingga aksi balap liar. Dalam pelaksanaannya, penindakan akan mengacu pada kebijakan Kapolri, dengan komposisi 95 persen melalui ETLE dan hanya 5 persen melalui tilang manual.
Kapolda menegaskan pentingnya pendekatan humanis, edukatif serta langkah preventif agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berkendara.
“Sosialisasi tertib lalu lintas juga akan digencarkan melalui berbagai platform, termasuk pemasangan rambu dan imbauan di sekolah, kampus dan kawasan rawan kecelakaan,” paparnya.
Dengan dukungan lintas sektor dan komitmen seluruh personel, Polda Kaltim berharap Operasi Zebra Mahakam 2025 mampu membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat, sekaligus menciptakan kondisi aman menjelang akhir tahun. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo