Pertemuan tertutup itu digelar di tengah tekanan Syuriah PBNU yang meminta Yahya mengundurkan diri dalam tiga hari.
Dalam undangan resmi bernomor 4773/PB.23/BI01.08/99/11/2025, tercantum 76 tokoh yang dipanggil. Mereka terdiri dari kiai kharismatik, intelektual NU, hingga sejumlah sesepuh organisasi.
Menariknya, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf tidak termasuk dalam daftar hadir.
Yahya menyatakan tetap menjalankan amanah muktamar dan menepis desakan mundur. Ia menegaskan bahwa masa jabatannya berlangsung lima tahun dan akan dituntaskan sesuai mandat. “Tidak ada pikiran untuk mundur,” katanya.
Pertemuan Minggu malam ini menjadi manuver terbaru Yahya setelah risalah Syuriah PBNU beredar dan menyebut adanya dugaan pelanggaran nilai jam’iyah dan tata kelola keuangan. Sehari sebelumnya, PBNU juga mengumpulkan para pengurus wilayah di Surabaya untuk konsolidasi.
Silaturahmi ulama malam ini disebut sebagai upaya Yahya menggalang dukungan menjelang tenggat keputusan tiga hari yang dijatuhkan Syuriah.
Editor : Uways Alqadrie