Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penantian Panjang Balikpapan Terbayarkan, Sabet Juara Umum Popda XVII/2025

Doni Aditya Haryono • Kamis, 27 November 2025 | 22:34 WIB

 

TERBAYAR LUNAS: Cabang olahraga basket menjadi senjata pamungkas Balikpapan mengunci gelar juara umum Popda XVII/2025. (FUAD MUHAMMAD/KP)
TERBAYAR LUNAS: Cabang olahraga basket menjadi senjata pamungkas Balikpapan mengunci gelar juara umum Popda XVII/2025. (FUAD MUHAMMAD/KP)

PENAJAM– Balikpapan benar-benar tampil menggigit di Popda XVII/2025. Setelah hampir satu dekade tertahan di papan tengah, Kota Minyak kembali mengibarkan bendera kejayaan. Total 59 medali emas, 57 perak, dan 58 perunggu mengantar mereka berdiri di podium tertinggi.

Samarinda membayangi di peringkat kedua dengan 56 emas, 58 perak, dan 52 perunggu. Sementara Kutai Kartanegara (Kukar) menempati posisi ketiga lewat raihan 39 emas, 34 perak, dan 43 perunggu.

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ini merupakan gelar juara umum yang kembali direngkuh setelah hampir 10 tahun penantian.

“Kami sangat mengapresiasi pelatih dan atlet yang sudah berjuang luar biasa. Terima kasih atas dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan. Penantian lebih dari satu dekade akhirnya terbayar,” ujarnya.

Baca Juga: Gilas Paser 2-0, Sepak Bola Kukar Raih Gelar Juara Popda 2025

Ratih menilai mental tanding dan motivasi atlet Balikpapan menjadi pembeda tahun ini. Program pembinaan Balikpapan Juara disebut menjadi fondasi penting dalam penguatan persiapan.

“Mental atlet sangat luar biasa. Persiapan yang matang membuat semuanya berjalan sesuai target,” tegasnya. Ia menambahkan, Balikpapan membidik konsistensi dengan mempertahankan gelar pada Popda berikutnya yang rencananya digelar di Bontang.

“Semangat harus jauh lebih besar. Kami akan mendorong setiap cabor terus melakukan pembinaan dan bersinergi dengan KONI, termasuk melakukan roadshow untuk memantau latihan.” kata Ratih. 

Kabid Olahraga Disparpora Balikpapan, M. Norhan, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil komitmen seluruh cabor yang tampil di 16 cabang olahraga. “Alhamdulillah penantian 10 tahun akhirnya terbayar. Balikpapan memberikan yang terbaik,” beber dia.

Meski begitu, evaluasi tetap diperlukan, terutama bagi cabor yang gagal mempertahankan tren juara seperti atletik. “Evaluasi pasti kami lakukan bersama cabor. Harapan kami di Popda Bontang nanti prestasi ini bisa dipertahankan.” imbuhnya. 

Norhan menyebut ada tiga cabor yang menjadi mesin medali Balikpapan: panahan, renang, dan menembak. Ketiganya diproyeksikan menjadi tulang punggung pada edisi mendatang.

“Beberapa cabor harus terus meningkatkan kualitas latihan, khususnya regenerasi menembak nomor outdoor. Renang tetap menjadi tradisi juara bagi Balikpapan, baik di Popda maupun Porprov.” ucap Norhan.

Ia juga menekankan perlunya peningkatan fasilitas olahraga agar prestasi atlet terus berkembang. “Kami berharap Balikpapan bisa memiliki kolam renang standar, lintasan atletik, dan gedung serbaguna untuk cabor bela diri. Ini penting agar kita bisa bersaing hingga level tertinggi, bahkan PON.” pungkasnya. (*/riz) 

Editor : Muhammad Rizki
#Ratih Kusuma #Popda Kaltim 2025 #POPDA Penajam Paser Utara #balikpapan