Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gubernur Rudy Mas'ud Mendorong Internet Merata, Konektivitas Jadi Kunci Masa Depan Pembangunan Kaltim

ADV • Rabu, 3 Desember 2025 | 10:12 WIB
Rudy Mas’ud saat menerima jajaran Telkom Regional Kalimantan, Senin (1/12).
Rudy Mas’ud saat menerima jajaran Telkom Regional Kalimantan, Senin (1/12).

KALTIMPOST.ID-Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan masa depan pembangunan Kaltim sangat ditentukan oleh kekuatan konektivitas.

Baik konektivitas offline berupa akses jalan dan jembatan, maupun konektivitas online berupa internet yang merata hingga pelosok desa.

Hal itu disampaikan saat menerima jajaran Telkom Regional Kalimantan yang dipimpin GM Witel Kaltimtara I Nyoman Hardiana Artha, Senin (1/12).

Menurutnya, internet bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan infrastruktur dasar yang menentukan kemajuan daerah.

“Internet itu jalan tol digital. Tanpa konektivitas, daerah tidak akan maju. Digitalisasi harus dimulai dari desa,” tegasnya.

Kaltim memiliki 841 desa, beberapa desa di antaranya masih belum mendapatkan aliran listrik memadai. Kondisi geografis yang luas, 127 ribu kilometer persegi membuat akses offline dan online sama-sama krusial.

Harum menyoroti wilayah perbatasan seperti Long Apari di Mahakam Ulu, yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kaltara, Kalbar, dan Kalteng.

“Wilayah perbatasan harus mendapat perhatian serius. Jangan sampai jalan offline tidak ada, jalan online juga tidak ada,” ujarnya.

Harum menilai Telkom sebagai mitra strategis dalam membangun desa-desa digital. Ia mendukung langkah Telkom memperluas digitalisasi ke sektor perkebunan.

Mengingat Kaltim memiliki 3 juta hektare lahan sawit, dengan 1,5 juta hektare telah beroperasi dan menyerap 314 ribu pekerja.

“Akses digital di perkebunan harus diperkuat. Telkom harus menyiapkan layanan yang kompetitif. Jangan sampai nanti diambil alih Elon Musk,” kata Harum sambil berkelakar.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Telkom, industri, serta pemangku kepentingan lain untuk menghadirkan layanan internet terjangkau hingga pedalaman dan pesisir.

Sebelumnya, I Nyoman Hardiana Artha melaporkan bahwa Telkom telah menyediakan sekitar 2.200 titik WiFi gratis di Kaltim. Termasuk 900 titik di Berau, dengan cakupan 47–50 persen jaringan fiber optic.

Jaringan tersebut ditopang oleh 5.500 BTS Telkomsel dari total 17.400 BTS di Pulau Kalimantan. Ke depan, Telkom memperluas fokus digitalisasi perkebunan seiring pelaksanaan Borneo Digital Summit ke-3 dan mendorong sinergi pentahelix untuk percepatan transformasi digital. (ist/adpimprovkaltim/rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #Konektivitas internet #Pembangunan Kaltim #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #Kutai Barat