Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati PPU Salurkan Rp 142 Juta untuk Korban Bencana Sumatra di Hari Bela Negara ke-77

Ahmad Maki • Jumat, 19 Desember 2025 | 15:14 WIB

Mudyat Noor (kiri) percaya bahwa persatuan dan kepedulian antar daerah merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia.
Mudyat Noor (kiri) percaya bahwa persatuan dan kepedulian antar daerah merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia.

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp142 juta kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, pada peringatan Hari Bela Negara ke-77, Jumat (19/12/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan di sela upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati PPU dan disaksikan jajaran Forkopimda, ASN, TNI/Polri, serta tamu undangan lainnya. Mudyat Noor menegaskan bahwa bencana yang melanda wilayah Sumatra merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab bersama.

“Musibah yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen bangsa,” ujar Mudyat Noor. Ia mengingatkan bahwa ketiga daerah tersebut memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Tol Penghubung Balikpapan, PPU dan IKN Via Pulau Balang Difungsikan Gratis Saat Libur Nataru, Bupati Mudyat Noor Cek Kesiapan

“Aceh dikenal sebagai Daerah Modal yang menopang perjuangan kemerdekaan, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area, dan Sumatera Barat sebagai tempat lahirnya PDRI yang menyelamatkan Republik di masa kritis,” katanya.

Menurut Mudyat Noor, tanpa peran ketiga daerah tersebut, sejarah bela negara Indonesia tidak akan lengkap. Oleh karena itu, kepedulian antarwilayah harus terus dipupuk sebagai fondasi persatuan bangsa.

“Persatuan dan kepedulian antar daerah merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia,” tegasnya. Ia berharap peringatan Hari Bela Negara ke-77 menjadi momentum untuk mewujudkan cinta tanah air melalui aksi nyata.

“Membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan adalah bentuk bela negara masa kini,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati PPU Tegaskan Bullying di Sekolah Harus Dihentikan, Pemda Siap Turun Tangan

Mudyat Noor juga menyinggung makna historis Hari Bela Negara yang diperingati setiap 19 Desember. “Setiap 19 Desember, bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 1948 sebagai bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Republik tetap berdiri,” jelasnya.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan bangsa saat ini, termasuk ancaman bencana alam yang semakin sering terjadi.

“Ancaman terhadap negara kini tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga berupa perang siber, radikalisme, manipulasi informasi, dan bencana alam. Dalam kondisi tersebut, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” tuturnya.

Total bantuan sebesar Rp142.307.500 tersebut bersumber dari BPBD Kabupaten PPU sebesar Rp46.436.000, Pramuka Peduli Kwarcab PPU sebesar Rp83.371.500, serta Diskominfo Kabupaten PPU sebesar Rp1.250.000. “Untuk Indonesia yang kuat, maju, dan selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#pemkab ppu #Mudyat Noor #bencana Sumatera