Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kapolri Rotasi Tujuh Wakapolda, Ini Profil Lengkap dan Rekam Jejak Perjalanan Karirnya

Uways Alqadrie • Senin, 22 Desember 2025 | 18:59 WIB

Brigjen Pol Hengky Haryadi
Brigjen Pol Hengky Haryadi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri. Kali ini, penyegaran organisasi menyasar tujuh posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang ditandatangani Kapolri atas nama Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri Irjen Anwar.

Kebijakan mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan kinerja serta penyegaran organisasi Polri di tingkat kewilayahan.

Lantas, siapa saja perwira tinggi dan menengah Polri yang dipercaya mengemban amanah sebagai Wakapolda? Berikut profil dan rekam jejak tujuh perwira tersebut:

1. Brigjen Pol Hengki Haryadi

Brigjen Pol Hengki Haryadi (51) ditunjuk sebagai Wakapolda Riau. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini dikenal luas sebagai sosok berlatar belakang reserse dengan rekam jejak panjang dalam penanganan kasus-kasus besar.

Hengki tercatat beberapa kali menangani perkara menonjol, di antaranya penangkapan Rosario de Marshal alias Hercules pada 2013, 2017, dan 2018 terkait kasus kekerasan, pemerasan, serta pendudukan lahan. Ia juga terlibat dalam pengungkapan kasus pembunuhan berantai Wowon cs, kasus John Kei, hingga pembongkaran sindikat perdagangan organ internasional.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

2. Brigjen Pol Sulastiana

Brigjen Pol Dr. Sulastiana (53) dipercaya menjabat Wakapolda Papua Barat. Penunjukan perwira tinggi Polwan kelahiran Situbondo, Jawa Timur, ini mencatatkan sejarah baru karena menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi Wakapolda di wilayah tersebut.

Sebelum penugasan ini, Sulastiana menjabat sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri. Ia juga dikenal memiliki latar belakang akademik kuat dengan gelar doktor serta sejumlah karya ilmiah di bidang kepolisian.

3. Brigjen Pol Rony Samtana Tarigan

Brigjen Pol Rony Samtana Tarigan (51) diangkat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang 1993 dan Akademi Kepolisian 1993.

Baca Juga: Update Daftar Nama Korban Selamat dan tewas dalam Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang

Sebelumnya, Rony menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara sejak Desember 2023. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menduduki berbagai posisi penting, antara lain Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Khusus Bareskrim Polri, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara, hingga Kapolres Tapanuli Selatan.

Rony juga memiliki pengalaman sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta pejabat struktural di Dittipidter Bareskrim Polri.

4. Brigjen Pol Sonny Irawan

Brigjen Pol Sonny Irawan ditunjuk sebagai Wakapolda Sumatera Utara, menggantikan Brigjen Pol Rony Samtana. Perwira lulusan Akademi Kepolisian 1997 ini dikenal sebagai salah satu jenderal muda Polri dengan pengalaman kuat di bidang lalu lintas serta pendidikan kepolisian.

Sebelum mendapat penugasan baru, Sonny menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimma) Sespim Lemdiklat Polri pada periode April hingga Desember 2025.

Saat dipercaya memimpin Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, kinerja Ditlantas Polda Jateng di bawah kepemimpinannya mencatat berbagai prestasi nasional, salah satunya meraih IRSMS Award atas pengelolaan sistem informasi keselamatan lalu lintas.

5. Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo

Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo (56) dipercaya mengemban amanah sebagai Wakapolda Kalimantan Timur, setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Riau. Perwira lulusan Akpol 1992 ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse serta penanggulangan terorisme.

Dalam perjalanan kariernya, Adrianto pernah bertugas di Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, termasuk sebagai Kepala Satuan Tugas Wilayah Papua dan Sulawesi Tengah. Selain itu, ia dikenal aktif memimpin berbagai operasi penegakan hukum, salah satunya penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Riau guna menjaga kelestarian lingkungan.

6. Brigjen Pol Yosi Muhamartha

Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha (56) ditunjuk sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah. Sebelumnya, ia menjabat Wakapolda Papua Barat sejak Desember 2024. Yosi merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1990 dengan pengalaman panjang di bidang Kepolisian Perairan.

Sejumlah posisi strategis pernah diembannya, antara lain Direktur Kepolisian Perairan Polda Jambi, Dirpolair Polda Sumatera Utara, hingga Irwasda Polda Papua. Sepanjang tahun 2025, Yosi juga aktif memimpin kegiatan pengawasan pelayanan publik serta berbagai agenda nasional selama bertugas di Papua Barat.

7. Kombes Pol Murry Mirranda

Kombes Pol Murry Mirranda dipromosikan menjadi Wakapolda Bangka Belitung dan dijadwalkan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal saat pelantikan. Sebelum promosi tersebut, ia menjabat sebagai Irwasda Polda Nusa Tenggara Timur dan Irwasda Polda Maluku Utara.

Murry dikenal luas atas kepeduliannya terhadap masyarakat, terutama melalui berbagai aksi sosial, seperti program bedah rumah dan pembagian sembako secara rutin. Atas dedikasi kemanusiaannya, ia sempat masuk sebagai kandidat penerima Hoegeng Awards 2022, berkat kiprahnya membantu warga di wilayah pelosok.

Rotasi terhadap tujuh posisi Wakapolda ini diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan Polri di daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum, seiring dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang.

Editor : Uways Alqadrie
#mabes polri #Brigjen Hengki Haryadi #kapolri jenderal sigit listyo prabowo #Mutasi Perwira tinggi Polri #mutasi polri #sonny irawan