Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kronologi Lengkap Pembunuhan Mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat, Bripda Seili Panik hingga Cekik Korban

Uways Alqadrie • Jumat, 26 Desember 2025 | 19:25 WIB

Zahra Dilla dan Bripda Seili
Zahra Dilla dan Bripda Seili
KALTIMPOST.ID, BANJARMASIN — Polda Kalimantan Selatan mengungkap rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya Zahra Dilla, mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat. Pelaku pembunuhan adalah Bripda Muhammad Seili, anggota polisi yang bertugas di Polres Banjarbaru.

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Adam Erwindi, mengatakan peristiwa itu bermula dari pertemuan korban dan pelaku pada Selasa malam, 23 Desember 2025. Keduanya berjanji bertemu di kawasan Mali-Mali, Kabupaten Banjar.

Korban datang dengan sepeda motor, sementara pelaku menggunakan mobil pribadi. Setelah bertemu, kendaraan korban ditinggalkan di area minimarket. Mereka lalu melanjutkan perjalanan bersama menuju kawasan wisata Bukit Batu.

Menjelang tengah malam, keduanya meninggalkan lokasi tersebut dan bergerak ke arah Landasan Ulin, Banjarbaru. Dalam perjalanan, pelaku sempat singgah ke rumah kerabatnya untuk menciptakan alibi, lantaran calon istrinya terus menghubungi melalui telepon.

Dini hari berikutnya, mobil pelaku berhenti di kawasan Jalan A Yani Kilometer 15, Gambut. Di lokasi inilah keduanya terlibat hubungan intim. Tak lama berselang, terjadi pertengkaran.

Menurut kepolisian, cekcok dipicu ketakutan pelaku karena korban disebut hendak mengungkap peristiwa tersebut kepada calon istri pelaku. Dalam kondisi emosi dan panik, pelaku kemudian mencekik korban hingga tak bernyawa.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Korban meninggal akibat dicekik,” kata Adam, Jumat, 26 Desember 2025.

Usai kejadian, pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan membuang jasad korban. Namun rencana itu gagal. Jasad Zahra kemudian ditemukan warga di sebuah saluran air di wilayah Banjarmasin, yang mengarah pada penangkapan pelaku.

Mengetahui korban meninggal, pelaku kemudian membawa jasadnya dengan niatan membuangnya ke sungai.

Namun setibanya di lokasi, pelaku melihat gorong-gorong dalam kondisi terbuka. Hal itu kemudian membuat pelaku berubah pikiran. 

"Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam gorong-gorong tersebut," ungkapnya.

Jasad korban kemudian ditemukan warga sekira pukul 07.30 WITA dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Editor : Uways Alqadrie
#Zahra Dilla Banjarmasin #Zahra Dilla dibunuh #polda kalsel #Muhammad Seili #universitas lambung mangkurat