KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Borneo FC Samarinda bertekad tampil maksimal saat menjamu PSM Makassar pada laga pekan ke-16 BRI Super League 2025–2026. Bermain di kandang sendiri menjadi momentum penting bagi Pesut Etam untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lafundes, menegaskan persiapan tim yang dilakukan dalam waktu singkat, namun tetap fokus dan terarah. Ia menyebut timnya hanya memiliki dua hingga tiga hari untuk mematangkan strategi menghadapi Juku Eja.
“Kami tahu PSM adalah tim yang bagus dan pertandingan besok tidak akan mudah. Tapi kami semua percaya, besok bisa melakukan pertandingan yang sangat bagus,” ujar Lafundes saat Pre-Match Press Conference, Jumat (2/1).
Kepergian Fajar Fathur Rahman yang sudah tidak lagi berkostum Borneo FC diakui menjadi kehilangan. Namun Lafundes menilai kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional. Ia justru melihatnya sebagai kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas.
Baca Juga: Tak Masalah Tanpa Fajar, Fabio Lefundes Pastikan Lini Belakang Borneo FC Samarinda Tetap Solid
“Dalam sepak bola selalu ada pemain yang datang dan pergi. Sekarang ada pemain yang sudah lama menunggu kesempatan. Besok mereka harus menunjukkan bahwa mereka layak bermain,” tegasnya.
Lafundes juga menyampaikan kehilangan pemain kunci bukanlah hal baru bagi Borneo FC. Ia mencontohkan beberapa nama yang lebih dulu hengkang seperti Leo Guntara dan Stefano Lilipaly. Menurutnya, tugas pelatih adalah mencari solusi agar tim tetap konsisten. “Ini tanggung jawab saya sebagai pelatih, mencari solusi terbaik untuk tim,” katanya.
Menghadapi PSM Makassar, Lafundes menyoroti kekuatan utama lawan yang mengandalkan fisik dan duel keras. Ia meminta anak asuhnya tampil disiplin dan meminimalkan kesalahan sendiri. “Lawan paling sulit itu adalah diri kita sendiri. Di beberapa pertandingan terakhir, kita kalah bukan karena lawan, tapi karena kesalahan kita sendiri,” ucapnya.
Ia menambahkan, menghadapi tim-tim dengan kualitas dan kekuatan finansial lebih besar, seperti Persib Bandung, Bali United, Persebaya, dan Malut United, Borneo FC dituntut tampil harus lebih solid. “Saat ini poin kita sudah sama dengan Persib dan beberapa tim lain mulai mendekat. Artinya kita harus mengubah cara berpikir dan bermain lebih baik lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Tutup Episode Desember Kelam, Borneo FC Samarinda Incar Momentum Bangkit
Jelang laga kontra PSM menjadi salah satu dari dua pertandingan tersisa di putaran pertama Liga. Lafundes menekankan pentingnya meraih poin penuh, terutama di kandang, demi menjaga posisi di papan atas klasemen. “Kekalahan paling menyakitkan bagi saya adalah saat kalah di kandang melawan Bali United. Jadi saat bermain di kandang, kita harus memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan,” tegasnya.
Dukungan suporter juga diharapkan menjadi energi tambahan bagi Pesut Etam. Lafundes mengajak seluruh pendukung Borneo FC, siapapun itu untuk hadir dan memberikan dukungan penuh.
Sementara itu, perwakilan pemain Borneo FC, Komang, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. “Kami para pemain sudah sangat siap untuk pertandingan besok. Kami akan bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin kemenangan,” singkatnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki