KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Nama Donald Trump kembali mencuat ke ruang publik internasional setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Di tengah sorotan geopolitik tersebut, rekam jejak Trump sebagai pengusaha properti global kembali disorot, termasuk portofolio bisnisnya di Indonesia.
Jauh sebelum kembali ke Gedung Putih, Trump telah membangun jaringan bisnis lintas negara.
Laporan kekayaan yang ia serahkan kepada Federal Election Commission (FEC) pada 2015 dan 2016 mencatat kepemilikan serta afiliasi usaha di berbagai belahan dunia, dari Eropa hingga Asia.
Indonesia tercantum sebagai salah satu lokasi penting ekspansi bisnis keluarga Trump.
Di Indonesia, bisnis properti keluarga Trump dijalankan melalui kerja sama dengan PT MNC Land Tbk, bagian dari MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo. Kolaborasi ini menempatkan nama Trump pada sejumlah proyek prestisius bernilai triliunan rupiah, khususnya di Jawa Barat dan Bali.
Kemitraan Trump dan Hary Tanoe bukan hubungan baru. Keduanya telah lama menjalin kerja sama strategis, dengan fokus pada pengembangan kawasan pariwisata, hunian mewah, dan fasilitas rekreasi kelas atas.
Model bisnisnya berbentuk lisensi merek dan afiliasi pengelolaan, dengan nama Trump digunakan sebagai penanda eksklusivitas proyek.
Salah satu proyek terbesar berada di kawasan Lido, perbatasan Kabupaten Bogor dan Sukabumi. Kawasan ini dikembangkan sebagai kota terpadu yang mencakup properti residensial, lapangan golf internasional, hingga destinasi wisata premium.
Lokasinya dinilai strategis karena terhubung langsung dengan Tol Bocimi dan berada di kawasan pegunungan dengan iklim sejuk.
Selain Jawa Barat, jejak bisnis keluarga Trump juga tercatat di Bali. Pulau wisata tersebut menjadi bagian dari ekspansi properti Trump yang menyasar pasar global kelas atas, sejalan dengan positioning merek Trump di sektor resor dan leisure.
Keberadaan bisnis Trump di Indonesia kerap memicu perdebatan, terutama ketika ia kembali aktif dalam politik global.
Namun secara bisnis, proyek-proyek tersebut tetap berjalan di bawah pengelolaan mitra lokal, dengan nama Trump menjadi nilai jual utama di pasar properti premium.Baca Juga: Gaji ke-13 2026 Diperkirakan Cair Pertengahan Tahun? Ini Penjelasan Pemerintah
Daftar Aset dan Bisnis Donald Trump di Indonesia
1. Trump Residences Lido
Kawasan hunian mewah di KEK Lido, Bogor–Sukabumi
Luas pengembangan sekitar 350 hektare
Menyasar segmen high-end dan investor properti
2. Trump International Golf Club Lido
Lapangan golf eksklusif 18 hole
Dirancang oleh Ernie Els
Mengandalkan panorama alam perbukitan dan lembah
3. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City
Total rencana pengembangan ±3.000 hektare
Saat ini dikembangkan ±1.040 hektare
Afiliasi langsung dengan bisnis keluarga Trump
4. Proyek Properti Trump di Bali
Dikelola melalui kerja sama dengan PT Bali Nirwana Resort
Fokus pada resort dan properti pariwisata kelas premium
Editor : Uways Alqadrie