Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PW GP Ansor Kaltim: Penghargaan Presiden untuk Addin Bukti Kerja Nyata Ansor di Akar Rumput

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Kamis, 8 Januari 2026 | 12:22 WIB

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharudin.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharudin.

SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur menilai penghargaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharudin, merupakan bukti nyata kerja organisasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di Kalimantan Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan Presiden RI dalam rangkaian kegiatan Panen Raya dan Penguatan Program Swasembada Pangan Nasional. Presiden memberikan apresiasi atas kontribusi aktif GP Ansor dan Banser dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengorganisasian kader di tingkat desa.

Ketua PW GP Ansor Kalimantan Timur H. Murjani, S.H.I menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol kehormatan personal, melainkan pengakuan negara terhadap kerja kolektif kader Ansor di seluruh daerah.

Baca Juga: Pemkab Kukar Siapkan Inovasi Hidran Kering: Pilot Project di Tenggarong

“Ini bukan penghargaan untuk satu orang, tetapi untuk seluruh kader Ansor yang bekerja tanpa sorotan kamera. Di Kaltim, kader Ansor dan Banser hadir di sawah, di kebun, di desa, dan di tengah masyarakat. Presiden hanya mengesahkan apa yang selama ini sudah kami kerjakan,” tegas Murjani.

Murjani menjelaskan bahwa di Kalimantan Timur, kader GP Ansor secara konsisten terlibat dalam pendampingan petani lokal, penguatan ketahanan pangan berbasis desa, serta pengawalan stabilitas sosial di wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kader Ansor Kaltim terlibat langsung dalam program pertanian rakyat, pengamanan distribusi pangan, hingga penguatan ekonomi pemuda desa. Ini kerja sunyi, tapi dampaknya nyata. Penghargaan Presiden justru menjadi pengingat bahwa kerja ini harus ditingkatkan, bukan dirayakan berlebihan,” ujarnya.

Di Kalimantan Timur, kader GP Ansor secara konsisten terlibat dalam pendampingan petani lokal, penguatan ketahanan pangan berbasis desa, serta pengawalan stabilitas sosial di wilayah strategis IKN.
Di Kalimantan Timur, kader GP Ansor secara konsisten terlibat dalam pendampingan petani lokal, penguatan ketahanan pangan berbasis desa, serta pengawalan stabilitas sosial di wilayah strategis IKN.

Baca Juga: Peredaran Sabu di Kembang Janggut Terungkap: Dua Pria Ditangkap

Menurut Murjani, posisi Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga IKN menuntut Ansor untuk lebih disiplin, lebih terukur, dan lebih relevan dalam kontribusinya terhadap agenda pembangunan nasional.

“Kami sadar betul, Kaltim bukan wilayah biasa. Ada IKN, ada tantangan sosial-ekonomi, ada risiko konflik lahan dan ketimpangan. Ansor harus hadir sebagai kekuatan stabilisator, bukan sekadar organisasi seremonial,” kata Murjani.

PW GP Ansor Kalimantan Timur saat ini, lanjut Murjani, terus mendorong kadernya untuk memperkuat program strategis seperti ketahanan pangan lokal, pemberdayaan ekonomi pemuda, penguatan wawasan kebangsaan, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: Pihak Terkait Periksa Lokasi Insiden Rumah dan Keramba Dihantam Tongkang di Loa Kulu:Perusahaan Bersedia Bertanggung Jawab

Ia menegaskan bahwa penghargaan dari Presiden RI kepada Ketua Umum GP Ansor harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan politik kebangsaan.

“Penghargaan ini tidak boleh membuat Ansor berpuas diri. Justru ini alarm bahwa ekspektasi negara terhadap Ansor semakin tinggi. Kalau kita lengah, kepercayaan itu bisa hilang,” pungkas Murjani.

PW GP Ansor Kalimantan Timur memastikan akan terus menjaga garis perjuangan organisasi sebagai kekuatan pemuda Islam yang produktif, nasionalis, dan berorientasi pada solusi nyata bagi rakyat, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan kepentingan daerah. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#gp ansor #Addin Jauharuddin