Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hingga pukul 18.00 WIB banjir tercatat terjadi di 59 RT serta 30 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Selatan, Timur, dan Utara. “Seluruh titik masih dalam penanganan petugas,” kata Yohan saat dikonfirmasi.
Di Jakarta Barat, genangan muncul di empat kelurahan. Ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 75 sentimeter, dengan wilayah Kedaung Kali Angke dan Tegal Alur menjadi titik terdalam. Sementara di Rawa Buaya dan Kamal, air masih bertahan hingga malam hari.
Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak. Sebanyak 20 RT di tujuh kelurahan terendam, termasuk Pejaten Timur, Cilandak Barat, dan Pondok Labu. Di Pejaten Timur, tinggi air dilaporkan mencapai satu meter. Selain hujan deras, luapan Kali Krukut memperparah kondisi banjir di kawasan ini.
Di Jakarta Timur, banjir merendam 18 RT di lima kelurahan yang berada di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Baca Juga: Hakim Tipikor Tolak Eksepsi, Nadiem Makarim: Meski Kecewa Saya Tetap Hormati Proses Hukum
Ketinggian air berkisar antara 35 hingga 100 sentimeter. Adapun Jakarta Utara mencatat sembilan RT terdampak di wilayah Tanjung Priok, Lagoa, dan Kebon Bawang.
BPBD menyebut sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Petugas gabungan masih disiagakan untuk evakuasi, penyedotan genangan, serta pemantauan potensi banjir susulan seiring prakiraan hujan yang masih berlanjut di Jabodetabek.
Editor : Uways Alqadrie