Pernyataan itu disampaikan Noel—sapaan Immanuel—di tengah proses persidangan dirinya dalam perkara korupsi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Noel menyebut Purbaya berada dalam posisi rentan untuk “menyusul” dirinya yang kini menjadi terdakwa. Namun ia tidak memaparkan secara rinci sumber maupun substansi informasi yang diklaimnya tersebut.
Klaim itu sontak memancing spekulasi publik, terlebih karena dilontarkan saat proses hukum yang menjerat Noel masih berjalan.
Menanggapi pernyataan itu, Purbaya Yudhi Sadewa menepis seluruh tudingan. Ia menegaskan tidak pernah menerima suap atau aliran dana ilegal selama menjabat. Menurutnya, integritas menjadi syarat mutlak agar kebijakan fiskal dan reformasi perpajakan dapat berjalan tanpa intervensi.
Purbaya juga menyatakan tidak merasa terganggu oleh pernyataan Noel. Ia menegaskan tanggung jawabnya hanya kepada Presiden dan hukum, serta menilai kemungkinan dirinya terjerat kasus serupa sangat kecil selama tidak melakukan pelanggaran.
Sementara itu, Immanuel Ebenezer tetap bersikukuh pada klaimnya dan menyatakan siap menanggung konsekuensi hukum atas perkara yang tengah dihadapinya.
Ia bahkan menyatakan kesediaan menerima hukuman terberat jika terbukti bersalah dalam kasus korupsi yang menjeratnya.
Editor : Uways Alqadrie