Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jerinx SID Angkat Suara Usai Rilisan Epstein Files: Dulu Saya Dibilang Halu dan Ditertawakan

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:34 WIB

Jrink bersuara usai heboh rilisan Epstein
Jrink bersuara usai heboh rilisan Epstein

KALTIMPOST.ID – Drummer Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx, kembali menjadi sorotan publik.

Ia angkat suara menyusul rilis dokumen Epstein Files oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada 30 Januari 2026.

Dokumen tersebut memuat sejumlah nama tokoh global yang pernah dikaitkan dengan mendiang Jeffrey Epstein, termasuk miliarder teknologi Bill Gates.

Rilis ini langsung memicu perbincangan luas dan beragam spekulasi di media sosial.

Baca Juga: Guncang Dunia! File Epstein Resmi Dirilis, Nama Donald Trump hingga Pangeran Inggris Terseret dalam Pusaran Skandal

Menanggapi hal itu, Jerinx menyebut momen tersebut sebagai tanda bahwa “kebenaran makin menyala”.

Melalui unggahan di media sosial, ia mengingatkan publik bahwa sejak awal pandemi Covid-19, dirinya pernah menulis esai yang mengaitkan wabah global dengan jaringan Epstein serta isu teknologi dan kepentingan elite global.

Jerinx mengaku pandangannya pada 2020 lalu justru menuai cemoohan. Ia sempat dicap halu dan dianggap menyebarkan teori konspirasi.

Namun, menurutnya, kemunculan dokumen resmi pemerintah AS kini membuka kembali ruang diskusi yang dulu ditutup oleh stigma.

Baca Juga: Menpan RB Update Wacana Kenaikan Gaji PNS 2026, Usai Terbit Perpres 79/2025

“Dulu bikin video tentang penciptaan wabah malah ditertawakan,” tulis Jerinx dalam unggahannya dikutip 4 Februari 2026.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan hukum yang menyatakan keterlibatan pidana Bill Gates dalam dokumen tersebut.

Rilis Epstein Files masih menjadi bahan kajian publik dan media internasional, dengan penekanan pada transparansi dan kehati-hatian dalam menarik kesimpulan.

Pernyataan Jerinx kembali menegaskan posisinya sebagai figur publik yang kerap menyuarakan kritik terhadap narasi global arus utama, sekaligus memantik perdebatan lama yang belum sepenuhnya padam.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#Epstein Files #covid 19 #jerinx