Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Antisipasi Tabrakan Jembatan, Pelindo Tambah Personel Pandu dan Siagakan Layanan 24 Jam di Sungai Mahakam

Bayu Rolles • Kamis, 19 Februari 2026 | 21:08 WIB

Kapal kini bisa nelintas di bawah Jembatan Mahakam tanpa batas waktu.
Kapal kini bisa nelintas di bawah Jembatan Mahakam tanpa batas waktu.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - PT Pelindo jasa Maritim (SPJM) resmi memberlakukan layanan pengolongan kapal selama 24 jam di lima jembatan yang terbentang di alur Sungai Mahakam.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kepadatan lalu lintas yang kian meningkat, sekaligus menjaga infrastruktur jembatan yang dilintasi. 

Direktur Operasi dan Teknik SPJM, Edward Napitupulu, mendukung inisiasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda tersebut. "“Kami menyambut baik alternatif solusi ini demi kelancaran arus logistik dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di perairan,” ujarnya lewat rilis resmi, Kamis, 19 Februari 2026.

Baca Juga: Bahaya Tambatan Ilegal di Sungai Mahakam, Pelindo: Penyebab Utama Jembatan Ditabrak

Selama ini, pengolongan kapal, khususnya untuk pergerakan turun,hanya tersedia dalam rentang waktu terbatas, pukul 06.00 hingga 10.00 WITA. Bagi pelaku usaha dan operator kapal, waktu adalah biaya. Keterbatasan jam operasional kerap menjadi simpul kemacetan di atas air.

Layanan ini mencakup titik-titik vital seperti jembatan Martadipura di Kutai Kartanegara hingga deretan jembatan di Samarinda, dari Mahulu, Mahakam I, Mahakam Kembar, hingga Mahkota

Untuk menjaga keselamatan navigasi di jalur padat itu, SPJM tak hanya menambah jam kerja. Mereka memperkuat sistem. Sepuluh tenaga pandu baru direkrut, menjadikan total 42 pandu bersertifikasi yang siap mengawal pergerakan kapal.

Baca Juga: KSOP dan Pelindo Samarinda Buka Suara Usai Dilaporkan ke Ombudsman soal Tata Kelola Sungai Mahakam

Satu kapal tunda escort tambahan disiagakan di wilayah Jembatan Mahulu, melengkapi tiga kapal tunda assist yang telah beroperasi.

Di balik layar, Planning and Control Room (PnC) dioperasikan sebagai pusat kendali terintegrasi. Sistem Automatic Identification System (AIS) diperkuat, memungkinkan pemantauan radar secara real time.

"Posisi Sungai Mahakam sangat vital. Dengan layanan yang cepat dan aman, diharapkan efesiensi logistik meningkat," katanya mengakhiri. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#sungai mahakam #pelindo jasa maritim #jembatan mahakam