Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dayang Donna Sebut Saksi Sugeng Berbohong: Saya Panggil Almarhum Bapak atau Papah, Bukan Babe!

Bayu Rolles • Jumat, 27 Februari 2026 | 06:05 WIB

Dayang Donna memeluk kerabat yang memberikan dukungan moril saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda, Kamis, 26 Februari 2026. (BAYU/KP)
Dayang Donna memeluk kerabat yang memberikan dukungan moril saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda, Kamis, 26 Februari 2026. (BAYU/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dari empat saksi yang dihadirkan penuntut umum KPK: dari Hairil Azmy, Sugeng, Chandra Setiawan alias Iwan, dan Wasis. Hanya keterangan Sugeng yang benar-benar digarisbawahi Dayang Donna Walfiaries Tania. 

Keberatan soal keterangan Sugeng dilayangkannya ketika majelis hakim yang dipimpin Radityo Baskoro, didampingi Lili Evelin dan Suprapto, memintanya menanggapi keterangan keempat saksi yang hadir dalam sidang lanjutan dugaan suap Rp3,5 miliar untuk penerbitan enam izin tambang, Kamis, 26 Februari 2026. 

"Untuk yang lain tak ada masalah. Tapi keterangan Sugeng banyak berubah-ubah," katanya. Donna yang jadi terdakwa dalam perkara itu menarik garis mundur, ketika penyidikan berjalan di KPK, saat rekonstruksi digelar untuk mereka ulang adegan yang disebut dalam dakwaan.

Baca Juga: Dari Kantor Hipmi ke Hotel Senyiur, Begini Awal Mula Dugaan Suap IUP Tambang Kaltim yang Menjerat Dayang Donna

Peristiwa di mana penyerahan uang Rp3,5 miliar dalam pecahan Dollar Singapura di Hotel Bumi Senyiur. Uang, yang menurut jaksa, merupakan harga penerbitan enam IUP Eksplorasi perusahaan milik Rudy Ong Chandra.

"Keterangan Sugeng bahkan berbeda dengan yang di BAP," lanjut putri almarhum Gubernur Kaltim dua periode, Awang Faroek Ishak itu. 

Di persidangan, sambung Donna, Sugeng juga menyebut, malam hari setelah pertemuan itu, mereka kembali bertemu di salah satu kafe di Samarinda. Dalam pertemuan itu, Sugeng mengaku meminta jatah Rp20 juta dari Rp3,5 miliar untuk memperbaiki mobilnya yang rusak.

Baca Juga: Sidang Suap IUP Kaltim: Kesaksian Iwan Berbeda dengan Sugeng Soal Pertemuan Rudy Ong dan Awang Faroek

Saksi, lanjut Donna, menyebut jika dirinya mengatakan uang itu sudah diserahkan ke babe. "Saya tak pernah manggil almarhum dengan panggilan babe. Biasanya bapak atau papah. Jelas keterangannya itu bohong," katanya.

Ketika ditanya majelis soal keberatan Dayang Donna itu, Sugeng memilih tak bergeming. Dia menyatakan tetap pada keterangan yang disampaikannya dalam ruang sidang. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#suap izin tambang #pengadilan tipikor samarinda #dayang donna faroek #dayang donna #Suap IUP #Suap IUP Donna Faroek