Media resmi Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan AS–Israel telah melampaui seribu orang. Data terbaru menyebut sedikitnya 1.045 warga Iran meninggal dunia, termasuk korban dalam serangan ke sebuah sekolah perempuan di Kota Minab, Iran tenggara.
Serangan tersebut disebut menewaskan sekitar 180 anak. Jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses evakuasi dan pendataan.
Serangan balasan Iran juga menyasar berbagai titik strategis. Tercatat sembilan negara terdampak, yakni Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga fasilitas militer Inggris di Siprus. Sebagian serangan diklaim berhasil dicegat sistem pertahanan udara masing-masing negara.
Di Israel, sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Serangan rudal balistik Iran menghantam Beit Shemesh dan wilayah Tel Aviv, menyebabkan puluhan bangunan rusak. Tim penyelamat masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak.
Militer AS mengonfirmasi enam personelnya tewas setelah dua jenazah ditemukan di fasilitas yang menjadi target serangan. Selain itu, 18 prajurit mengalami luka-luka. Sementara di negara lain, korban jiwa juga dilaporkan berjatuhan, di antaranya di Bahrain, Irak, Kuwait, Lebanon, Oman, hingga Uni Emirat Arab.
Situasi keamanan di kawasan kini berada dalam status siaga tinggi. Hingga saat ini, belum ada sinyal gencatan senjata dari pihak-pihak yang bertikai, sementara kekhawatiran meluasnya konflik terus meningkat.
Editor : Uways Alqadrie