Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret, Penentuan Lebaran 2026 Segera Diumumkan

Ari Arief • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:45 WIB

Menteri Agama, Nasaruddin Umar.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Menjelang garis finis bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, perhatian masyarakat kini tertuju pada penetapan Hari Raya IdulFitri 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dijadwalkan bakal menggelar sidang isbat untuk menentukan jatuhnya 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026 mendatang.

Agenda krusial ini bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Melalui sidang ini, pemerintah akan memberikan kepastian hukum mengenai kapan umat muslim di Tanah Air, termasuk di Kalimantan Timur, akan mengumandangkan takbir kemenangan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengonfirmasi bahwa rangkaian sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB. Berbeda dengan lokasi sidang awal Ramadan lalu yang bertempat di Hotel Borobudur, kali ini penetapan Idulfitri dikembalikan ke markas utama Kemenag.

Baca Juga: Israel Tertipu, Dikira Tembak Pesawat Tempur Iran Ternyata Hanya Gambar Lukisan

"Sidang akan dipusatkan di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta," kata Abu Rokhmad dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (6/3/2026).

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Setelah rampungnya proses renovasi di beberapa area gedung, Auditorium HM Rasjidi dinilai lebih representatif untuk menyambut tamu undangan. Selain itu, faktor kelancaran lalu lintas di Jakarta yang mulai melandai akibat arus mudik menjadi pertimbangan teknis dalam pengaturan akses dan parkir kendaraan.

Sinergi Data Hisab dan Rukyat

Proses pengambilan keputusan dalam sidang isbat tidak dilakukan sembarangan. Pemerintah tetap memegang teguh prosedur standar yang mengombinasikan dua metode ilmiah dan syar'i. Metode hisab perhitungan astronomi yang presisi. Metode rukyat pemantauan langsung hilal di lapangan yang telah terverifikasi.

Baca Juga: Makin Sulit Hentikan Perang, Parlemen AS Ternyata Tolak Resolusi Operasi Militer Trump ke Iran

Untuk menjaga legitimasi hasil sidang, Kemenag merangkul berbagai elemen penting, mulai dari BMKG, BRIN, perwakilan planetarium dan observatorium, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia.

Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret

Di sisi lain, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan sikap. Berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah memastikan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Meski terdapat potensi kesamaan atau perbedaan, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan menunggu hasil pengumuman resmi yang akan dibacakan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah proses sidang isbat rampung.(*)

Editor : Hernawati
#muhammadiyah #sidang isbat #idulfitri