Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Apartemen Mewah Pemimpin Iran Mojtaba di London Picu Kekhawatiran Spionase

Ari Arief • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:20 WIB

Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.

KALTIMPOST.ID,LONDON-Isu kepemilikan aset properti Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei, di jantung kota London tengah menjadi sorotan global.

Bukan sekadar nilai investasinya yang fantastis, letak properti tersebut memicu alarm kewaspadaan bagi para pakar keamanan internasional lantaran posisinya yang berhadapan langsung dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Israel.

Berdasarkan laporan The Standard, Mojtaba Khamenei diduga menguasai dua unit apartemen mewah di kawasan elite Kensington melalui jaringan koleganya.

Berada di lantai enam dan tujuh sebuah gedung yang berdekatan dengan Istana Kensington, aset tersebut diperkirakan bernilai sedikitnya 50 juta Pound Sterling atau setara dengan Rp 1,1 triliun.

Titik Pantau Strategis

Baca Juga: Konflik Memanas, Iran Resmi Boikot Piala Dunia 2026

Kekhawatiran utama para spesialis kontra-terorisme bukan terletak pada kemewahannya, melainkan fungsi strategis lokasi tersebut.

Jarak apartemen yang hanya sekitar 50 meter di belakang gedung misi diplomatik Israel memungkinkan hunian ini bertransformasi menjadi pos pengawasan permanen.

Pengamat keamanan memperingatkan bahwa dari ketinggian tersebut, aktivitas luar ruangan di Kedubes Israel dapat terpantau dengan jelas.

Selain dokumentasi visual terhadap pergerakan personel diplomatik, lokasi ini memungkinkan penggunaan teknologi canggih untuk penyadapan.

"Ini bukan sekadar portofolio properti biasa, melainkan platform pengawasan. Memiliki pandangan langsung ke area sensitif dari jarak sedekat itu adalah pelanggaran keamanan yang sangat serius," tegas Roger Macmillan, seorang spesialis kontra-terorisme, sebagaimana dikutip dari The Standard.

Baca Juga: Siap-Siap Mudik! Cek Rincian Tarif Tol Balsam dan Jadwal Tol IKN Fungsional 2026

Teknologi Penyadapan Laser

Lebih jauh, para ahli memaparkan potensi penggunaan teknik pemantauan berbasis laser.

Teknologi ini mampu mengekstrak suara dari dalam gedung hanya dengan menganalisis getaran pada kaca jendela.

Selain itu, posisi yang sangat dekat mempermudah upaya intersepsi jaringan nirkabel guna memantau lalu lintas internet di area kedutaan.

Isu ini mencuat di tengah tensi tinggi setelah otoritas setempat mengamankan empat warga Iran atas dugaan aktivitas mata-mata untuk dinas intelijen Teheran.

Baca Juga: Dulu Bintang Sinetron, Kini Friderica Widyasari Dewi Sah Jadi Bos OJK, Segini Isi LHKPN Miliknya!

Kepemilikan Terselubung

Hasil investigasi Bloomberg mengungkapkan bahwa secara administratif, properti di kawasan eksklusif Palace Green ini dimiliki oleh Ali Ansari, seorang rekan kepercayaan yang bertindak sebagai perantara.

Apartemen tersebut dibeli secara bertahap pada tahun 2014 dan 2016 dengan nilai transaksi masing-masing sebesar 16,7 juta Pound Sterling dan 19 juta Pound Sterling.

Kawasan Palace Green sendiri dikenal sebagai area dengan pengamanan super ketat yang dijaga oleh kepolisian dan petugas keamanan swasta selama 24 jam.

Baca Juga: BMKG dan BRIN Kompak, 1 Syawal 1447 H Kemungkinan Besar 21 Maret

Ironisnya, di tengah pembatasan ketat pengambilan gambar di jalanan tersebut demi alasan keamanan diplomatik, keberadaan apartemen ini justru dianggap sebagai "celah" intelijen yang menganga.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#apartemen mewah #Mojtaba Hosseini Khamenei #apartemen #apartemen Mojtaba Khamenei #iran #Kedubes Israel #london