SANGATTA - Seorang anak berusia 10 tahun di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), tewas setelah diterkam buaya saat mandi di sungai. Peristiwa serangan buaya itu terjadi di Sungai Jembatan 6 Kudung, RT 13/4 Desa Tepian Langsat, Senin (30/3) sekitar pukul 14.00 WITA.
Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi mengatakan saat itu korban tengah mandi bersama sejumlah rekannya. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berteriak meminta tolong ketika berada di pinggir sungai dengan kondisi air dangkal. Salah satu rekannya berupaya menolong dengan menarik korban, namun gagal karena kuatnya tarikan dari dalam air.
Tak lama kemudian, seekor buaya terlihat menggigit bagian pundak korban dan menyeretnya ke arah semak bambu di tepi sungai. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian bersama anggota untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan di sekitar TKP. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sungai tersebut mengingat lokasi ini merupakan daerah rawan serangan buaya,” ujar AKP Asriadi dalam keterangannya yang diterima, Selasa (31/3).
Sekitar pukul 17.30 WITA, korban akhirnya ditemukan sejauh kurang lebih 40 meter dari titik awal kejadian.
Proses evakuasi berlangsung dramatis setelah salah seorang warga melempar tombak ke arah buaya hingga korban dapat dilepaskan.
Korban sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman Muslim Gunung Kudung.
Polsek Bengalon yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk membantu evakuasi serta mengamankan situasi.
Ia menambahkan, sebelumnya sudah ada imbauan larangan mandi di sungai tersebut karena potensi bahaya dari satwa liar.
“Kami minta masyarakat lebih waspada dan mematuhi imbauan yang sudah dipasang. Keselamatan harus menjadi prioritas, apalagi sebelumnya juga pernah terjadi kejadian serupa di lokasi ini,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan