KALTIMPOST.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan keras terkait konflik dengan Iran.
Ia mengklaim militer AS memiliki kemampuan untuk melumpuhkan seluruh wilayah Iran hanya dalam waktu semalam, bahkan menyebut aksi itu bisa terjadi kapan saja.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah serangkaian serangan antara AS, Israel, dan Iran.
Baca Juga: Polri Bongkar Praktik Penyelewengan BBM dan Elpiji Subsidi, Negara Rugi Rp1,2 Triliun
Trump juga mengungkap adanya operasi militer besar-besaran untuk menyelamatkan personel militernya yang jatuh di wilayah Iran, melibatkan ratusan pesawat tempur dan pendukung.
Komando militer AS di kawasan, US CENTCOM, mengonfirmasi bahwa dua personel berhasil dievakuasi setelah jet tempur mereka ditembak jatuh awal April lalu.
Operasi tersebut disebut melibatkan kekuatan udara dalam skala besar, termasuk pesawat pengebom dan pengisian bahan bakar di udara.
Sejak akhir Februari, konflik terbuka antara AS dan sekutunya dengan Iran dilaporkan telah menelan lebih dari seribu korban jiwa.
Situasi ini kian memanas setelah ultimatum yang diberikan Trump kepada Iran terkait pembukaan jalur vital Selat Hormuz mendekati tenggat waktu.
Baca Juga: Rupiah Anjlok ke Rp17.105 per Dolar AS, Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah RI
Trump menegaskan, jika Iran tidak memenuhi tuntutan tersebut, AS siap melancarkan serangan yang menyasar infrastruktur strategis seperti jembatan hingga pembangkit listrik.
Ia bahkan menyebut seluruh fasilitas itu bisa dihancurkan dalam hitungan jam.
Editor : Uways Alqadrie