Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tembus Rp 1,3 Triliun, Program Gratispol Kaltim Targetkan Jangkau 158 Ribu Mahasiswa Tahun Ini

Eko Pralistio • Minggu, 12 April 2026 | 17:20 WIB
Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemprov Kaltim, Dasmiah. (EKO PRALISTIO/KALTIM POST)
Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemprov Kaltim, Dasmiah. (EKO PRALISTIO/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Program Gratispol Pendidikan di Kalimantan Timur menunjukkan percepatan signifikan. Jumlah penerima terus bertambah, sementara kebutuhan anggaran diproyeksikan menembus Rp1,3 triliun pada tahun ini. Program yang menjadi andalan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji tersebut telah menjangkau puluhan ribu mahasiswa lintas jenjang.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim Dasmiah mengungkapkan, hingga April 2026 total 64.029 mahasiswa telah menerima manfaat program tersebut dengan nilai anggaran mencapai Rp 292,49 miliar. “Program ini memang dirancang untuk menjangkau sebanyak mungkin mahasiswa. Dan realisasinya terus bergerak,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia merinci, pencairan tahap I dan II telah menyasar 48.675 mahasiswa dengan total anggaran Rp 220,72 miliar. Rinciannya, mahasiswa perguruan tinggi negeri dalam daerah sebanyak 26.655 orang menerima Rp112,87 miliar. Sementara perguruan tinggi swasta dalam daerah 21.591 mahasiswa dengan nilai Rp104,20 miliar. Adapun program kerja sama menjangkau 429 mahasiswa dengan anggaran Rp3,64 miliar.

Baca Juga: Biro Kesra Kaltim Bongkar Skandal Manipulasi IPK Mahasiswa Luar Daerah di Beasiswa Gratispol

Untuk tahap III, yang belum dicairkan, tercatat 15.354 mahasiswa dengan kebutuhan anggaran Rp71,77 miliar. Rinciannya, perguruan tinggi swasta dalam daerah 6.932 mahasiswa (Rp31,73 miliar), perguruan tinggi negeri dalam daerah 6.217 mahasiswa (Rp22,03 miliar), program luar daerah 1.967 mahasiswa (Rp15,02 miliar), program khusus seperti dokter spesialis dan tenaga kependidikan 102 mahasiswa (Rp1,95 miliar), serta program kerja sama 136 mahasiswa (Rp1,02 miliar).

“Untuk yang tahap III akan dijadwalkan cair pada bulan-bulan ini (April 2026),” tuturnya. Di luar realisasi yang telah berjalan, Pemprov Kaltim memproyeksikan lonjakan signifikan jika seluruh skema Gratispol dijalankan optimal tahun ini. Jumlah penerima diperkirakan menembus lebih dari 158 ribu orang.

Baca Juga: Beasiswa Gratispol Kaltim Disusupi Modus NIK Palsu, Puluhan Mahasiswa Luar Daerah Dicoret

Dengan skala tersebut, kebutuhan anggaran diprediksi mencapai Rp1,3 triliun. Porsi terbesar dialokasikan untuk jenjang sarjana (S1), yakni sekitar 149.307 mahasiswa dengan anggaran Rp1,18 triliun. Sementara jenjang S2 hingga S3 dialokasikan Rp133,6 miliar untuk 7.449 penerima. Mahasiswa luar daerah mendapat alokasi Rp12,87 miliar (892 penerima), dan luar negeri Rp14,84 miliar (133 penerima).

Selain itu, terdapat program khusus senilai Rp34,5 miliar yang menyasar sekitar 1.200 penerima, terutama di bidang strategis seperti dokter spesialis dan tenaga kependidikan. “Fokus utama program memang menyasar pendidikan sarjana sebagai fondasi peningkatan lama bersekolah,” tutup Dasmiah. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Gratispol pendidikan Pemprov Kaltim #Dasmiah #gratispol