Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mantan Kades di Kubar Terlibat Pembantaian 1 Keluarga di Muara Teweh: Beredar Video Sebelum Pembunuhan

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB
Jenazah korban pembunuhan di Muara Teweh. (FOTO: Kalteng Pos)
Jenazah korban pembunuhan di Muara Teweh. (FOTO: Kalteng Pos)

KALTIMPOST.ID, MUARA TEWEH – Tabir gelap yang menyelimuti tragedi pembantaian satu keluarga di area konsesi PT Timber Dana, Desa Benangin II, perlahan mulai terkuak. Tiga tersangka sudah ditangkap, termasuk mantan kades di Kutai Barat dan istrinya.

Fakta baru mengejutkan publik muncul setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan situasi mencekam sesaat sebelum lima orang tewas pada Minggu (19/4) sore.

Baca Juga: Sadis! 5 Tewas di Perbatasan Kalteng–Kaltim: 3 Pelaku Ditangkap, Termasuk Mantan Kades di Kubar

Dalam potongan video tersebut, suasana di “pondok maut” itu ternyata sudah memanas sejak awal.

Berbeda dengan kabar sebelumnya yang menyebut pelaku datang dan langsung mengeksekusi korban, rekaman justru menunjukkan adanya konfrontasi.

Salah satu korban dan terduga pelaku perempuan terlihat terlibat adu mulut sengit hingga terjadi aksi saling tendang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berdarah itu bermula ketika pihak pelaku mendatangi pondok korban untuk mempertanyakan legalitas pengerjaan lahan yang diklaim sebagai milik mereka.

“Pelaku datang untuk menanyakan siapa yang bekerja di lahan itu karena mereka merasa memiliki klaim. Namun, di lokasi terjadi cekcok, adu mulut, hingga kontak fisik.

Hal itulah yang diduga membuat pelaku gelap mata hingga terjadi aksi sadis tersebut,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Burnley vs Man City: Kans Kudeta Klasemen, Haaland cs Bidik Puncak

Informasi ini sekaligus mematahkan spekulasi awal yang menyebut pelaku datang secara diam-diam dan langsung melakukan eksekusi tanpa dialog.

Hingga saat ini, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Muara Teweh terus bergerak cepat. Tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA telah diamankan. Namun, pengejaran masih berlangsung terhadap dua orang lainnya yang diduga terlibat dan kini berstatus buron.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, terlebih karena pelaku dan korban disebut memiliki hubungan kekerabatan.

Lima korban tewas dalam peristiwa tersebut, yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), Ono (50), serta David (3), balita yang menjadi korban termuda.

Harapan untuk mengungkap secara rinci kronologi kejadian di “pondok maut” kini bertumpu pada Alfian.

Baca Juga: Kronologi Pembantaian 1 Keluarga di Perbatasan Kalteng–Kaltim, Mantan Kades di Kubar dan Istrinya Jadi Pelaku

Sebagai satu-satunya penyintas, ia tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kesaksiannya diyakini akan menjadi kunci bagi penyidik untuk mengungkap motif pasti di balik peristiwa ini.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman. Mereka menunggu keterangan resmi serta hasil pemeriksaan saksi-saksi. Seluruh bukti, termasuk rekaman video yang beredar, akan dianalisis untuk mengungkap motif sebenarnya.

Identitas Terduga Pelaku:

VN

Jenis kelamin: Laki-laki

Hubungan: Saudara dari SA

Lokasi penangkapan: Wilayah Kalimantan Timur

LK

Jenis kelamin: Laki-laki

Status: Mantan kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur

Hubungan: Suami dari SA

SA

Jenis kelamin: Perempuan

Hubungan: Istri dari LK dan saudara dari VN

Editor : Uways Alqadrie
#pembunuhan di Muara Teweh #Polres Muara Teweh #pembantaian di Muara Teweh #polda kalteng #Kutai Barat