KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Upaya perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat mulai menemukan titik terang. Kedua negara kini disebut tengah membahas draf memorandum kesepahaman (MoU) berisi 14 poin penting untuk mengakhiri ketegangan yang selama ini memicu konflik di Timur Tengah.
Salah satu poin paling menyita perhatian adalah rencana dana rekonstruksi sebesar USD300 miliar atau sekitar Rp5.316 triliun.
Dana jumbo tersebut disebut akan ditanggung Amerika Serikat bersama negara-negara Arab sekutunya untuk membantu pemulihan Iran pascakonflik.
Baca Juga: Mahasiswi di Samarinda Ditembak di Kepala, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Kurang dari 4 Jam
Media AzerNews melaporkan, rancangan kesepakatan itu masih dalam tahap pembahasan intensif dan belum bersifat final. Namun sejumlah sumber menyebut isi dokumen tersebut sudah mencakup agenda besar mulai dari penghentian perang, pencabutan sanksi, hingga pembukaan kembali Selat Hormuz.
Iran juga dikabarkan meminta pencairan aset yang selama ini dibekukan sebelum negosiasi resmi dimulai. Nilainya mencapai USD24 miliar atau sekitar Rp425 triliun.
Selain itu, Tehran menegaskan isu program rudal dan dukungan terhadap kelompok perlawanan regional tidak akan masuk dalam agenda perundingan akhir dengan Washington.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan draf kesepakatan masih dapat direvisi oleh otoritas terkait di dalam negeri sebelum benar-benar disepakati kedua pihak.
14 Poin Kesepakatan Damai Iran-Amerika Serikat
1. Gencatan senjata permanen di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon.
2. AS berkomitmen menghormati kedaulatan Iran dan tidak ikut campur urusan domestik.
3. Blokade maritim terhadap Iran akan dicabut penuh dalam 30 hari.
4. Penarikan pasukan militer AS dari wilayah sekitar Iran.
5. Operasional Selat Hormuz kembali dibuka penuh dalam waktu 30 hari.
Baca Juga: Tanda-tanda Pertamax Turun! Konflik AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Turun Tajam
6. Sanksi terhadap ekspor minyak dan petrokimia Iran mulai ditangguhkan.
7. Dana rekonstruksi minimal USD300 miliar disiapkan AS dan negara-negara Arab.
8. Dibuka negosiasi 60 hari terkait kesepakatan nuklir baru.
9. Iran kembali menegaskan tidak akan memproduksi senjata nuklir.
10. AS tidak menambah pasukan maupun sanksi baru selama negosiasi berlangsung.
11. Aset Iran senilai USD24 miliar mulai dicairkan bertahap.
12. Dibentuk mekanisme khusus pengawasan pelaksanaan kesepakatan.
13. Kesepakatan akan diratifikasi melalui resolusi Dewan Keamanan PBB.
14. Negosiasi final baru dimulai setelah pencabutan sebagian sanksi dan pembukaan blokade dilakukan.
Editor : Uways Alqadrie