Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Ajak Perguruan Tinggi Lakukan Riset Multi-Tahun untuk Dukung Pembangunan IKN

Nuron Setya Wijaya • Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB
Basuki Hadimuljono (tengah) bersama Rektor Uniba Isradi Zainal.
Basuki Hadimuljono (tengah) bersama Rektor Uniba Isradi Zainal.

KALTIMPOST.ID-Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mendorong perguruan tinggi menyusun penelitian jangka panjang atau multi-years untuk mendukung pembangunan ibu kota baru.

Menurutnya, proyek pembangunan IKN yang dirancang sebagai kota masa depan membutuhkan dukungan riset yang berkelanjutan agar mampu menghasilkan solusi yang aplikatif bagi berbagai tantangan pembangunan.

Hal itu disampaikan Basuki saat berdiskusi bersama akademisi yang tergabung dalam Kalimantan University Consortium (KUC), Borneo Studies Network (BSN), serta mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) KUC-BSN di kawasan IKN, Sabtu (11/7).

Basuki menilai penelitian yang hanya berlangsung dalam kurun waktu satu tahun umumnya belum cukup untuk menghasilkan kajian yang komprehensif.

Baca Juga: Goal Aksis Menang Adu Penalti atas Mojang Priangan, Tantang Cipta Cendikia di Final Hydroplus Soccer League All-Stars U-15

Padahal, pembangunan IKN merupakan proyek jangka panjang yang memerlukan data, evaluasi, dan rekomendasi kebijakan yang terus diperbarui seiring perkembangan pembangunan.

“Penelitian tidak harus setahun selesai. Bisa dibuat multi-years, dua tahun atau tiga tahun, sehingga benar-benar menjadi penelitian yang baik,” ujar Basuki.

Menurutnya, penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan kesempatan bagi peneliti untuk mengumpulkan data lebih lengkap, memantau perkembangan di lapangan, sekaligus mengevaluasi efektivitas berbagai kebijakan yang diterapkan selama proses pembangunan IKN.

Ia menegaskan, hasil penelitian tidak seharusnya berhenti sebagai laporan akademik yang tersimpan di perpustakaan.

Sebaliknya, hasil kajian harus mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan sekaligus menawarkan solusi atas persoalan yang muncul selama pembangunan ibu kota negara.

Basuki menyebut IKN menyediakan banyak ruang penelitian lintas disiplin ilmu. Berbagai isu strategis, seperti pengelolaan lingkungan, perencanaan kota, transportasi, energi terbarukan, pengelolaan sampah, teknologi konstruksi, hingga pemberdayaan masyarakat di kawasan penyangga, dinilai dapat menjadi fokus riset perguruan tinggi.

Baca Juga: Timo Scheunemann Seleksi 46 Pemain Terbaik Hydroplus Soccer League All-Stars untuk Srikandi Cup 2026

Selain mendorong penelitian jangka panjang, Basuki juga mengajak dosen dan mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pembangunan di IKN. 

Menurutnya, pengalaman lapangan akan memperkaya perspektif akademik sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.

“Kalau dosen tidak ikut proyek dan penelitian, wawasannya tidak berkembang. Saya juga dosen, jadi saya paham. Kita harus terus berkembang,” katanya.

Ia meyakini keterlibatan dosen dalam proyek pembangunan akan memperkuat kualitas pengajaran karena materi yang disampaikan kepada mahasiswa tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pengalaman empiris.

Sementara bagi mahasiswa, keterlibatan tersebut menjadi kesempatan untuk memahami praktik pembangunan secara langsung sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun penelitian lanjutan.

Basuki juga menilai IKN memiliki potensi besar menjadi living laboratory atau laboratorium hidup bagi perguruan tinggi.

Seluruh proses pembangunan yang berlangsung dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran, pengembangan inovasi, dan penelitian bagi akademisi dari berbagai bidang keilmuan.

Melalui kolaborasi antara Otorita IKN, perguruan tinggi, peneliti, dosen, dan mahasiswa, ia berharap semakin banyak inovasi lahir dari hasil riset yang dapat diterapkan dalam pembangunan ibu kota baru.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan IKN yang berkelanjutan, berbasis ilmu pengetahuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #Otorita IKN #Rektor Uniba #universitas balikpapan #basuki hadimuljono