Sebuah gerakan kecil untuk Indonesia, kalimat sederhana membuat tergerak untuk ikut serta dalam volunteer bersama Yayasan Andre Tjipta Cendekia (YATC). Gerakan Non Govermental Organization (NGO) di bidang sosial berbasis pengabdian masyarakat.
TERBUKA untuk umum dengan tujuan memfasilitasi pemuda dari seluruh pelosok Indonesia dengan berbagai latar belakang sosial, suku, agama, budaya dan daerah. Komitmen mengembangkan diri sekaligus berkontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan dan pembangunan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Diajeng Tresnaning Sayekti dan teman teman YATC pengabdian di Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Desa Bari memiliki potensi yang begitu besar, seperti panorama alam yang indah dan keindahan alam laut dengan kekayaan di dalamnya yang menjadi potensi utama dalam pengembangan desa tersebut.
Tidak hanya itu, perairan yang masih jernih, suasana pulau yang indah dan alami, dilengkapi dengan tradisi lokal yang masih sangat kental, membuat Desa tersebut memiliki potensi yang sangat tinggi, terutama wisata bahari.
Namun, sampai saat ini Desa Bari masih belum dilirik banyak pihak, sehingga keberadaannya masih kalah terkenal dengan wilayah lain. Dari Labuan Bajo ke Desa Bari dapat ditempuh melalui perjalanan laut sekitar 4 jam.
Selain kegiatan sosial di Desa Bari, Ajeng berkesempatan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya, seperti Labuan Bajo dan Padar Island.
Labuan Bajo dan Padar Island sudah menjadi destinasi wisata internasional, tidak heran jika di sana banyak wisatawan asing yang menikmati keindahan alamnya. Untuk menuju Padar Island, membutuhkan waktu sektiar 3 jam melalui perjalanan laut.
“Sesampainya di sana kami harus menapaki 815 anak tangga untuk menuju puncak Padar Island. Dengan perjalanan yang panjang dan melelahkan, sesampainya di puncak semua terasa terbayarkan setelah melihat salah satu keindahan alam Indonesia,” ujarnya. (dra)
Editor : Dwi Restu A