Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukit Biru Tenggarong, Wisata Mendaki yang Viral kembali di Kutai Kartanegara hanya Sejam dari Samarinda

Sandrina Elhandari • Senin, 4 Agustus 2025 | 16:01 WIB
Bukit Biru, Kutai Kartanegara.
Bukit Biru, Kutai Kartanegara.

KALTIMPOST.ID, Mendaki gunung atau bukit menjelma lebih dari sekadar aktivitas fisik tetapi juga gaya hidup yang kian populer saat ini, terutama di kalangan milenial dan generasi Z.

Dengan aktivitas mendaki yang kini menjadi cara untuk melepaskan diri dari tekanan kehidupan dan rutinitas sehari-hari.

Momen akhir pekan dan libur panjang menjadi waktu yang paling diminati untuk mendaki, baik bersama sahabat, pasangan, maupun keluarga.

Salah satu wisata mendaki yang telah eksis lama dan viral kembali yaitu Bukit Biru yang berada di Desa Sumber Sari, Kelurahan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hanya membutuhkan waktu 1,5 - 1 jam dari Kota Samarinda dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Untuk mendapatkan pemandangan terbaik saat mendaki di Bukit Biru, idealnya para pengunjung pergi saat pagi hari sekitar pukul 04:00–05:00 WITA untuk melihat keindahan sunrise dengan suhu sejuk dan berkabut atau sore hari antara pukul 16:00–17:00 WITA untuk melihat sunset yang tidak kalah indahnya dari atas bukit.

Bukit Biru menawarkan pemandangan Sungai Mahakam, Jembatan Kutai Kartanegara, dan tentunya Kota Tenggarong dari kejauhan.

Pengunjung cukup membayar HTM Rp5.000 (lima ribu rupiah) dimana sebelum memasuki jalur pendakian, pengunjung wajib menuliskan nama di buku yang ada di loket tiket tempat wisata sebagai syarat sebelum mendaki oleh pengelola tempat wisata.

Terdapat dua area yang terbagi menjadi area puncak bukit dan area camping atau kemah.

Untuk mendaki ke puncak Bukit Biru memang cukup menantang dan relatif sulit karena medan jalan yang setapak dan cukup curam.

Sedangkan bagi area perkemahan, akses jalan menggunakan tangga dan tidak terlalu sulit untuk dilewati.

Dengan medan jalan yang cukup ekstrem maka tidak disarankan bagi ibu hamil, anak kecil dan lansia untuk mendaki ke area puncak bukit.

Baca Juga: Borneo Beach Jorong, Surga Tersembunyi di Ujung Selatan Kalimantan untuk Para Pemburu Golden Hour

Waktu yang dibutuhkan untuk menuju puncak Bukit Biru sekitar 40 menit hingga 1 jam.

Tidak perlu khawatir karena terdapat warung dan WC umum yang tersedia jika pengunjung membutuhkan makanan, minuman, dan lainnya.

Namun, sebaiknya pengunjung membawa perlengkapan dasar yang tepat untuk dibawa.

Kenakan sepatu trekking anti-slip untuk cengkeraman di jalur curam, tongkat trekking juga dapat membantu menjaga keseimbangan, pakaian yang dapat menyerap keringat, dan yang terpenting bawa botol air 1–2 liter agar tetap terhidrasi.

Hindari musim hujan agar jalur tidak licin dan usahakan tidak bepergian sendiri.

Jika area puncak terlalu sulit, pengunjung tetap bisa menikmati pemandangan yang memukai di area camping.

Kini, wisata Bukit Biru semakin menarik pengunjung tidak hanya dari Kota Tenggarong, tetapi juga pengunjung dari Kota Samarinda dan Kota Balikpapan.

Wisata ini sangat cocok untuk pengunjung dengan hobi traveling khususnya wisata alam. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#tempat sunrise dekat Samarinda #wisata murah #wisata alam Kalimantan Timur #Bukit Biru Kukar #kutai kartanegara