Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usaha di MT Haryono Mulai Bernafas

A
Penulis: Ajie Chandra❯
USAHA KEMBALI BERNAFAS : Aktivitas sejumlah pelaku usaha di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan, mulai kembali bergerak setelah akses menuju tempat usaha lebih terbuka di tengah penataan antrean BBM Pertalite.
USAHA KEMBALI BERNAFAS : Aktivitas sejumlah pelaku usaha di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan, mulai kembali bergerak setelah akses menuju tempat usaha lebih terbuka di tengah penataan antrean BBM Pertalite.

Advertisement

BALIKPAPAN – Antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite di sejumlah titik di Balikpapan masih terlihat. Namun, perubahan pola pelayanan di SPBU COCO MT Haryono mulai membawa dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Sejak pagi hingga pukul 22.00 WITA, pelayanan Pertalite di SPBU COCO MT Haryono difokuskan bagi kendaraan roda dua. Sementara pada pukul 22.00 WITA hingga 06.00 WITA, pelayanan Pertalite diperuntukkan khusus kendaraan roda empat.

Untuk mengisi kekosongan layanan kendaraan roda empat pada siang hingga malam hari, Pertamina Patra Niaga juga membuka lima SPBU lainnya untuk melayani Pertalite.

Advertisement

Skema tersebut belum sepenuhnya menghilangkan antrean. Namun, pada waktu tertentu kepadatan kendaraan di sekitar SPBU mulai lebih terurai. Kondisi ini turut memberi dampak bagi pelaku usaha yang berada di sepanjang Jalan MT Haryono.

Sebelumnya, antrean kendaraan yang memanjang hingga menutup akses sejumlah tempat usaha membuat konsumen kesulitan untuk berhenti. Persoalan semakin terasa karena sebagian pelaku usaha hanya mengandalkan ruang parkir di sisi jalan.

Kini, meski antrean masih menjadi pemandangan, ruang di depan sejumlah usaha mulai kembali terbuka.

Advertisement

Novel, pengusaha servis dan konter telepon seluler di kawasan tersebut, mengatakan konsumen perlahan mulai kembali berdatangan.

Menurutnya, kondisi sebelumnya cukup menyulitkan pelanggan yang hendak datang ke tempat usahanya. Kendaraan yang mengantre BBM kerap memenuhi area depan toko sehingga konsumen kesulitan mencari ruang untuk berhenti.

“Sekarang sudah mulai ada ruang. Pelanggan lebih mudah masuk,” ujarnya.

Kondisi serupa dirasakan Heri, pelaku usaha jus buah, Juice Me Up. Ia mengaku aktivitas penjualan mulai kembali bergerak setelah akses menuju tempat usahanya tidak lagi sepenuhnya terhalang antrean kendaraan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Urai Antrean BBM, Empat SPBU di Samarinda Disiapkan Beroperasi 24 Jam

Urai Antrean BBM, Empat SPBU di Samarinda Disiapkan Beroperasi 24 Jam

Pemkot Samarinda mendorong penambahan jam operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi 24 jam.

Pemkot Samarinda Telusuri Antrean Panjang BBM, Pergeseran ke Pertalite Jadi Pemicu Utama

Pemkot Samarinda Telusuri Antrean Panjang BBM, Pergeseran ke Pertalite Jadi Pemicu Utama

Pemerintah Kota Samarinda tengah mendalami penyebab utama antrean panjang kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Antisipasi Pengetap, 8 Stasiun Pengisian BBM di Sangatta Diawasi Polisi

Antisipasi Pengetap, 8 Stasiun Pengisian BBM di Sangatta Diawasi Polisi

Antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi perhatian di sejumlah SPBU di Sangatta, Kutai Timur (Kutim).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer