BALIKPAPAN – Program Smada Talk kembali menghadirkan tokoh di Bumi Etam, Senin (22/4). Kali ini yang menjadi narasumber, yakni anggota DPR RI Dapil Kaltim, Rudy Mas’ud. Namun, kehadirannya terasa sangat spesial. Tak hanya sebagai tokoh, Rudy merupakan alumnus SMA 2 Balikpapan.
Ratusan siswa menyambut dan mengikuti kegiatan dengan antusias di aula sekolah. Rudy mengatakan, siswa harus bersemangat dan tak lelah mengejar pendidikan. Sebab, pendidikan sebagai kunci kesuksesan di masa depan. Namun dia mengingatkan, ilmu dan pengetahuan harus dibarengi iman dan takwa.
Kepada media, Rudy bercerita momen ini sekaligus bentuk halalbihalal bertemu guru dan sesama alumni sekolah. “Saya 25 tahun lalu menimba ilmu di sini dan sekaligus memberi motivasi kepada siswa SMA 2 Balikpapan,” katanya. Dia senang karena dialog berjalan interaktif, peserta antusias dalam sesi tanya jawab.
“Termasuk berbicara tentang rencana mereka setelah lulus ingin ke mana. Misalnya, ingin menjadi entrepreneur karena melihat peluang emas kehadiran IKN,” ungkapnya. Dia menyebutkan, angka pengangguran dan tingkat kemiskinan semua tidak terlepas dari rendahnya pendidikan sumber daya manusia.
Maka untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan hanya bisa dilakukan melalui pendidikan. Rudy mengungkapkan, masalahnya jumlah penduduk yang menempuh pendidikan lanjutan S-1, S-2, dan S-3 hanya 7 persen dari total penduduk Indonesia sebesar 270 juta jiwa.
“Sementara pada negara maju, mereka yang menjalani tingkat pendidikan lanjutan lebih dari 50 persen,” imbuhnya. Maka sebagai motivasi, siswa harus memahami bahwa kesuksesan tidak bisa instan. Namun, harus direncanakan atau dipersiapkan terlebih dulu.
“Tidak ada sukses itu berdasarkan given, tidak ada orang santai bisa sukses,” ucapnya. Sehingga, siswa juga harus menyiapkan diri dari sekarang untuk mengejar kesuksesan. Salah satunya, bisa melalui mengenyam pendidikan. Dia mengakui, masalah generasi sekarang juga lekat dengan isu mental health dan harus diantisipasi.
Menurutnya, generasi muda di Kaltim harus punya mental bertaraf nasional dan global. Terlebih IKN akan diserbu seluruh orang dari Sabang sampai Merauke, belum lagi orang luar negeri. “Jadi, mental harus dipersiapkan karena kita akan hidup berdampingan dengan mereka yang datang dari seluruh penjuru negeri,” sebutnya.
Dia turut berbagi tips kepada siswa kiat mencapai kesuksesan. Pertama, harus melalui kerja keras. Kedua cerdik, artinya bisa menempatkan orang pada posisi atau pekerjaan yang tepat. “Ketiga, punya keberanian termasuk berani tampil, menanggung risiko, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Keempat soal pandai berkomunikasi. Terakhir jika semua hal telah diupayakan, tinggal takdir yang menentukan. Sehingga, hal yang utama tidak hanya berusaha, tapi tetap mendekatkan diri dengan Tuhan. Sementara itu, Kepala SMA 2 Balikpapan Ririen Friedayati mengucapkan terima kasih atas kedatangan narasumber.
Dia berharap, kehadiran Rudy yang kini menjadi anggota legislatif bisa memotivasi siswa secara langsung. Baik termotivasi menjadi pejabat, pengusaha, maupun politikus. Apalagi, Rudy sudah banyak berbagi ilmu dan tips kepada siswa agar mampu meraih kesuksesan di masa mendatang.
Salah satunya, bagaimana siswa tekun dan giat mengenyam pendidikan. Ririen berharap, pendidikan di Kaltim bisa mendapat perhatian dan terus lebih baik lagi. “Pendidikan bagi semua lapisan masyarakat perlu dikuatkan dari jenjang dasar sampai perguruan tinggi agar masyarakat Kaltim sejahtera,” tutupnya. (ms/k15)
DINA ANGELINA
dinaangelina6@gmail.com
Editor : Ismet Rifani