Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Daging Sapi di Balikpapan Tembus Rp 170 Ribu, Warga Diimbau Beralih ke Daging Beku

Dina Angelina • Selasa, 17 Maret 2026 | 12:14 WIB

 

Harga daging sapi yang kini mencapai Rp 170.000 per kilogram di pasar tradisional, Selasa (17/3/2026).   
Harga daging sapi yang kini mencapai Rp 170.000 per kilogram di pasar tradisional, Selasa (17/3/2026).  
 

BALIKPAPAN - ​Lonjakan harga daging sapi yang mencapai 7,3 persen di atas harga acuan membuat Dinas Perdagangan Balikpapan mengimbau masyarakat untuk melirik daging beku (frozen) sebagai alternatif hemat.

Namun, secara umum barang kebutuhan pokok masih relatif stabil di Balikpapan. Seperti Minyakita dan beras. Meski ada kenaikan di atas harga eceran tertinggi (HET), namun tidak sampai lebih dari 10 persen.

Seperti diketahui, HET beras premium sebesar Rp 15.400 per kilogram. “Ada beberapa yang kita temukan dijual Rp 16.000,” kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Muhammad Anwar.

Dia menambahkan, kenaikan ini masih bisa dikatakan sebagai bagian dari hukum ekonomi supply and demand mempengaruhi harga. Kenaikan harga memang tidak bisa ditolak, melainkan tinggal mengendalikannya.

Sehingga kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan terjangkau oleh masyarakat. Misalnya untuk telur ayam hanya naik sekitar 1,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Daging ayam ras juga cukup stabil dengan kenaikan sekitar 5 persen,” sebutnya. Pantauan di pasar, harga ayam ras sebesar Rp 70 ribu per ekor.

Namun yang tertinggi kenaikan daging sapi. “Harganya berada sekitar 7,3 persen di atas harga acuan,” ucapnya. Jika mengecek situasi di pasar, harga daging sapi dijual Rp 170 ribu per kilogram.

Sebagai solusi saat harga daging segar mengalami kenaikan. Dinas Perdagangan mengimbau warga bisa beralih membeli daging beku atau frozen sebagai alternatif pilihan.

“Daging beku ini merupakan daging segar yang telah melalui proses pembekuan. Sehingga tetap layak dikonsumsi,” bebernya. Harapannya daging beku dapat membantu menyeimbangkan harga daging segar.

Selain daging, komoditas yang menjadi perhatian utama yaitu cabai rawit merah. Kondisi cuaca sekarang musim hujan menjadi kendala distribusi dan produksi cabai rawit merah.

Belum lagi karena peningkatan permintaan yang tinggi. Itu semua berdampak pada harga. Sebelumnya cabai rawit merah sempat menyentuh Rp 100 ribu per kilogram. (*)

Editor : Sukri Sikki
#daging beku #dinas perdagangan #balikpapan #harga daging