KALTIMPOST.ID, Di babak pertama, Timnas Futsal Indonesia mengungguli Jepang dengan skor 2-0 hingga turun minum.
Skuad Garuda mampu tampil agresif sejak awal dengan dukungan penuh dari para suporter.
Namun, masuk di babak kedua, Jepang mulai menekan tapi Timnas Indonesia justru sukses mencetak gol cepat pada menit ke-3.
Samuel Eko lagi-lagi menciptakan peluang.
Tendangan keras dari sisi kanan, salah diantisipasi pemain Jepang.
Bola mengenai kaki pemain Jepang yang mengubah arah yang masuk ke gawangnya.
Usai gol, permainan Jepang semakin agresif. Jepang mulai memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-11.
Gol ini tercipta setelah M Habiebie melakukan tangkapan yang tidak sempurna terhadap bola tendangan pemain Jepang.
Indonesia sempat mencoba membalas melalui tendangan keras Dewa Rizki di menit ke-12, namun masih bisa dimentahkan kiper lawan.
Petaka bagi Indonesia datang di menit ke-15 saat pemain Jepang nomor punggung 11 mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan mendatar yang tidak terantisipasi.
Waktu tersisa 1 menit, 38 menit, Firman Ardiansyah mampu membuat Indonesia Arena kembali bergemuruh.
Serangan balik cepat mampu dimanfaatkan Firman untuk mencetak gol ketiga bagi Indonesia, skor 3-2.
Akan tetapi, di saat tertinggal, Jepang menerapkan power play.
Di sisa waktu 38 menit, Jepang meminta cek VAR potensi penalti kala tangan pemain Indonesia mengenai bola.
Penalti yang diberikan berbuah gol, skor 3-3 di waktu normal 2x20 menit.
Laga kemudian dilanjutkan babak perpanjangan waktu 2x5 menit.
Di menit ke-4, Indonesia mencetak gol melalui Reza Gunawan.
Pada babak kedua perpanjangan waktu, Jepang kembali menerapkan power play.
Asyik menyerang, Jepang lengah dan Indonesia berhasil merebut bola.
M Iqbal akhirnya mampu mencetak gol, skor 5-3.
Di menit ke-4, Jepang mendapatkan penalti kedua akibat pelanggaran M Habibie.
M Nizar mengganti M Habibie, yang berhasil menggagalkan penalti Jepang, skor tetap 5-3 untuk Indonesia.
Editor : Hernawati