Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antrean Pertalite Mengular di Bontang, SPBU Kopkar Kilo 6 Terapkan Dua Jalur

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
BERBARIS: Kendaraan mengantre di sekitar area SPBU Kopkar Kilo 6 untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi. ADIEL KUNDHARA/KP
BERBARIS: Kendaraan mengantre di sekitar area SPBU Kopkar Kilo 6 untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi. ADIEL KUNDHARA/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite kembali mengular di sejumlah SPBU Kota Bontang. Salah satunya terjadi di SPBU Koperasi Karyawan (Kopkar) Kilo 6, Jalan Brigjen Katamso, Selasa (25/8/2026).

Pantauan Kaltim Post sekitar pukul 09.44 Wita, antrean kendaraan di SPBU tersebut memanjang hingga melewati Simpang Tiga Yabis. Antrean didominasi sepeda motor dan mobil yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Untuk mengurai kepadatan, pengelola SPBU menerapkan dua jalur antrean. Meski demikian, panjangnya antrean membuat sebagian kendaraan mengambil ruang di badan Jalan Brigjen Katamso.

Advertisement

Kondisi tersebut membuat ruang bagi kendaraan lain yang melintas menjadi lebih terbatas. Pengendara yang melintasi kawasan itu pun terlihat memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan saat melewati sisi antrean.

Direktur Utama SPBU Kopkar Muhammad Jufri mengatakan, penerapan dua jalur dilakukan karena antrean kendaraan terus bertambah. “Ini antrean sudah panjang, khawatirnya makin panjang. Makanya kita terapkan sistem antrean dua jalur,” kata Jufri.

Advertisement

Ia memastikan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Kopkar tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Pembelian Pertalite dibatasi maksimal 5 liter untuk sepeda motor dan 40 liter untuk mobil setiap kendaraan per hari.

“Kami sesuai saja dengan regulasi dan tertib. Di SPBU kami Pertalite per harinya yang dikirim sekitar 23 kiloliter,” ucapnya.

Menurut Jufri, panjangnya antrean Pertalite tidak terlepas dari meningkatnya jumlah konsumen yang beralih dari Pertamax. Selisih harga yang semakin jauh membuat sebagian masyarakat memilih BBM bersubsidi.

Selain itu, antrean semakin padat karena stok Pertalite di sejumlah SPBU lain kosong. Kondisi tersebut membuat konsumen beralih ke SPBU Kopkar Kilo 6 yang masih memiliki stok. “Makanya pada larian ke sini, di tempat lain biasanya sudah pada kosong,” tutur dia.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Akawi, Jalan MT Haryono. Saat dilakukan pengecekan, stok Pertalite di SPBU tersebut telah habis. Petugas SPBU Akawi, Maulana, mengatakan sebelumnya terjadi antrean karena masih tersedia sisa stok Pertalite dari malam hari. Namun, stok tersebut habis pada Selasa pagi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

OSN Nasional 2026 Digelar di Bontang, Tiga Pelajar Wakili Kaltim ke Babak Final

OSN Nasional 2026 Digelar di Bontang, Tiga Pelajar Wakili Kaltim ke Babak Final

Tiga pelajar Bontang lolos Final OSN Nasional 2026 dan akan membawa nama Kaltim. Bontang juga dipercaya menjadi lokasi final.

Raperda Insentif Guru Bontang Masuk Tahap Akhir, Besaran Capai Rp1,5 Juta

Raperda Insentif Guru Bontang Masuk Tahap Akhir, Besaran Capai Rp1,5 Juta

Raperda insentif guru Bontang memasuki tahap akhir. Besaran insentif dalam rancangan mencapai Rp1,5 juta dan disesuaikan beban mengajar.

Kapal Roro Bontang Terancam Disita, Agus Haris Desak PT Bontang Transport Lunasi Tunggakan

Kapal Roro Bontang Terancam Disita, Agus Haris Desak PT Bontang Transport Lunasi Tunggakan

KMP Bontang Express II terancam disita akibat polemik kewajiban dengan PT Glora Kaltim. Tunggakan disebut lebih dari Rp50 miliar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer