Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Bontang Memburuk, Sekolah Bisa Terapkan PJJ

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
Sekolah diberi keleluasaan menentukan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh menyusul kabut asap akibat kebakaran lahan di Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST))
Sekolah diberi keleluasaan menentukan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh menyusul kabut asap akibat kebakaran lahan di Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST))

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang meminta sekolah mempertimbangkan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyusul kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran lahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di kawasan Guntung dan Bontang Lestari.

Informasi mengenai rencana pemberlakuan PJJ pada Kamis (29/10/2026) hingga Jumat (30/10/2026) mulai beredar di kalangan wali murid, salah satunya di sebuah taman kanak-kanak (TK) negeri di Bontang. Pesan yang beredar menyebutkan bahwa kabut asap berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak.

Advertisement

Dalam pesan tersebut, pihak sekolah juga meminta orang tua segera menjemput anak-anak yang masih berada di sekolah. Penjemputan diarahkan berlangsung di dalam kelas, sedangkan guru dan murid diminta tidak beraktivitas di ruang terbuka.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan pihaknya telah memberikan arahan kepada sekolah untuk menyikapi kondisi kabut asap saat ini.

Advertisement

“Arahan sudah ada, tinggal sekolah memutuskan seperti apa. PJJ atau tidak,” kata Saparuddin, Kamis (29/10/2026).

Dengan arahan tersebut, keputusan untuk menerapkan PJJ diserahkan kepada masing-masing sekolah dengan mempertimbangkan kondisi di lingkungan mereka.

Kabut asap yang muncul dalam beberapa hari terakhir diduga berkaitan dengan kebakaran lahan di kawasan Guntung dan Bontang Lestari. Situasi ini menjadi perhatian, terutama karena anak-anak masih harus beraktivitas di lingkungan sekolah.

Paparan asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan. Karena itu, sekolah dan orang tua perlu memperhatikan kondisi udara serta membatasi aktivitas anak di luar ruangan apabila kabut asap masih pekat.

Meski informasi mengenai PJJ selama dua hari telah beredar di grup wali murid, hal tersebut perlu dibedakan dari keputusan resmi masing-masing sekolah. Disdikbud telah memberikan arahan, sedangkan keputusan pelaksanaan PJJ berada di tangan sekolah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Udara Membaik, Pelajar Bontang Kembali Tatap Muka Senin

Udara Membaik, Pelajar Bontang Kembali Tatap Muka Senin

Kualitas udara membaik, pelajar PAUD hingga SMA di Bontang kembali belajar tatap muka mulai Senin (21/9/2026).

Neni Terbitkan Edaran, Posyandu Bontang Bisa Dihentikan Sementara

Neni Terbitkan Edaran, Posyandu Bontang Bisa Dihentikan Sementara

Imunisasi anak tetap bisa diakses melalui puskesmas, sementara layanan alternatif seperti kunjungan rumah dapat diterapkan sesuai kondisi.

APBD Balikpapan 2027 Berpotensi Turun, DPRD Soroti BPHTB hingga Pajak Restoran

APBD Balikpapan 2027 Berpotensi Turun, DPRD Soroti BPHTB hingga Pajak Restoran

APBD Balikpapan 2027 berpotensi turun. DPRD mendorong optimalisasi BPHTB dan pajak restoran untuk memperkuat PAD.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer