KALTIMPOST.ID-Tom Cruise dikenal sebagai salah satu aktor Hollywood paling berani dan total dalam pekerjaannya.
Dalam film-film aksi seperti Mission: Impossible dan Top Gun, ia hampir selalu melakukan sendiri adegan-adegan berbahaya yang biasanya dikerjakan oleh stuntman.
Stuntman atau pemeran pengganti biasanya digunakan untuk menghindari risiko cedera bagi aktor utama, serta menghemat anggaran produksi.
Namun, Cruise memilih jalur berbeda. Alasannya? Semuanya berawal dari film Mission: Impossible pertama.
Dilansir dari Parade.com, sutradara Brian De Palma awalnya menunjuk stuntman untuk melakukan salah satu adegan berbahaya.
Namun, Cruise merasa hasilnya tidak autentik. Akhirnya, ia sendiri yang menjalankan aksi tersebut, dan sejak saat itu ia berkomitmen untuk melakukan sebagian besar stunt-nya sendiri.
Cruise menjelaskan bahwa melakukan aksi berbahaya sendiri memberikan kekuatan pada cerita dan mendalamkan karakter yang ia perankan.
Tentu saja, ia tidak asal terjun—berbagai latihan fisik intensif dilakukan bersama tim profesional.
Cruise dikenal sangat disiplin dalam mempersiapkan diri, dari belajar menari hingga menerbangkan pesawat.
Bagi Cruise, semua itu dilakukan demi satu tujuan: menyuguhkan pengalaman menonton yang autentik dan menegangkan.
Di tengah perkembangan teknologi CGI yang pesat, ia tetap setia pada aksi nyata demi kualitas film yang tinggi.
Keputusan ini bukan sekadar gaya atau sensasi, melainkan bentuk dedikasi terhadap seni peran dan perfilman.(*)
Editor : Thomas Priyandoko