Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Sekadar Pemerintahan, IKN Dirancang Jadi Surga UMKM dan Investasi Hijau

Ari Arief • Senin, 22 Desember 2025 | 19:00 WIB

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

KALTIMPOST.ID,IKN-Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di IKN.

Langkah ini diambil guna menjamin masyarakat lokal, khususnya di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, berperan aktif sebagai pemain utama dalam roda ekonomi ibu kota baru, bukan sekadar menjadi penonton.

Melalui strategi penguatan akses permodalan, perluasan pasar, dan pendampingan intensif, Otorita IKN berambisi membentuk pondasi ekonomi yang tangguh. Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Ferdinand Kana Lo, menekankan bahwa UMKM adalah mesin penggerak bagi pemerataan kesejahteraan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Wujudkan Kota Hutan, Otorita IKN Dokumentasikan Kekayaan Biodiversitas Lewat Buku Potret Alam Nusantara

Untuk mewujudkan visi tersebut, Otorita IKN telah menyiapkan berbagai program konkret, di antaranya Pendirian Sentra Industri Terpadu Nusantara (SITNa) serta galeri layanan UMKM sebagai pusat konsultasi, penyelenggaraan coaching clinic dan pembentukan wadah organisasi seperti koperasi (KUBE) bagi para pelaku usaha dan enciptaan ekosistem "Smart UMKM" melalui basis data yang terintegrasi dan penguatan pengawasan perizinan berbasis risiko.

"Kami ingin membangun ekosistem di mana UMKM menjadi tulang punggung yang mampu bertransformasi menjadi usaha berskala besar," jelas Ferdinand saat meninjau lokasi di Sepaku, Sabtu (20/12).

Kolaborasi dan Skala Binaan

Baca Juga: Siapa Sebenarnya Penghuni IKN? Data BPS Ungkap Fakta Mengejutkan Demografi Ibu Kota Baru

Bekerja sama dengan Bank Indonesia, Otorita IKN berfokus pada digitalisasi, kemudahan pembiayaan, serta kurasi agar UMKM lokal bisa "naik kelas" dan masuk dalam rantai pasok (supply chain) global. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 888 UMKM binaan yang tersebar di tujuh kecamatan di wilayah delineasi IKN.

Pengembangan ini juga merupakan bagian dari kerangka besar Tri-City Economy yang mengintegrasikan tiga kota utama. Pertama, IKN sebagai pusat pemerintahan dan investasi hijau. Kedua, Samarinda pusat sejarah dengan regenerasi sektor energi. Ketiga, Balikpapan hub logistik dan hilirisasi industri migas.

Dengan mendorong UMKM masuk ke dalam rencana infrastruktur sejak awal, Otorita IKN optimis kawasan ini akan tumbuh menjadi kota masa depan yang berdaya saing tinggi sekaligus inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#investasi #IKN #SMART #umkm #pilar