BATU LICIN - Apel Komandan Satuan Tersebar Kodam VI/Mulawarman TA 2024 ditutup dengan gowes Bersama menempuh 80 km. Kegiatan itu dipimpin Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo pada Sabtu (18/5).
Pada gowes ini, Pangdam memberikan hadiah kepada 6 peserta yang berhasil finish terdepan. Sedangkan istri para komandan satuan melaksanakan jalan sehat yang dipimpin Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman, Rahma Tri Budi Utomo.
Untuk diketahui, Apel Komandan Satuan Tersebar TA 2024 di wilayah Kodam VI/Mulawarman itu dibuka Pangdam VI/Mulawarman pada Jumat (17/5). Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi para komandan satuan dalam melaksanakan tugas pokoknya secara adaptif, profesional, modern dan tangguh guna mengoptimalkan pembinaan satuan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.
Diawali dengan registrasi dan evaluasi yang disampaikan oleh Kasdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Bayu Permana pada hari pertama, kegiatan berjalan dengan lancar di Aula Makodim 1022/Tanah Bumbu.
Kegiatan di Kota Batu Licin, Provinsi Kalimantan Selatan itu diikuti seluruh pejabat utama Kodam VI/Mulawarman dan Komandan Satuan Jajaran Kodam VI/Mulawarman. Di antaranya, para kepala Badan Pelakasana Kodam VI/Mulawarman, para komandan Kodim, para komandan Batalyon, para komandan Detasemen, para komandan Kompi dan Peleton, serta para komandan Koramil.
Pada hari kedua pelaksanaan Apel Komandan Satuan tersebut, Pangdam dalam sambutannya menyampaikan tujuan diadakannya apel komandan satuan sebagai salah satu sarana evaluasi pelaksanaan tugas, agar lebih efektif dan produktif. Hal itu dalam rangka mewujudkan profesionalisme dan militansi prajurit satuan yang tangguh dan andal.
Juga sebagai wahana komunikasi dua arah antara pimpinan Kodam VI/Mulawarman dengan para dansat jajaran guna memahami setiap kebijakan pimpinan Kodam VI/Mulawarman dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan satuan, agar tercipta suasana hubungan kerja yang harmonis, efektif dan efisien.
Selain itu, apel ini untuk menyamakan pola tindak dan pola pikir dalam rangka meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial komandan satuan dalam melaksanakan pembinaan dan pemeliharaan protap satuan. Sehingga dapat mewujudkan satuan yang siap operasi dengan optimal.
"Untuk itu diperlukan komandan satuan yang memiliki dedikasi, kreatifitas, inovasi, soliditas dan kepemimpinan lapangan yang handal untuk mewujudkan visi TNI AD yang adaptif, profesional, modern dan tangguh guna mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong," kata Pangdam.
Pangdam juga menekankan kepada para peserta apel agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas, sekaligus mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaannya.
Basic skill para Dansat juga harus tetap terjaga/terpelihara. Antara lain kemampuan fisik, menembak, taktik dan drill, serta mental pengabdian. Hal tersebut sebagai penekanan kedua Pangdam kepada para peserta.
"Seorang Dansat harus mampu memahami masalah prajurit serta selalu menjaga kebersamaan dengan prajurit, mampu memotivasi anggota dan menjadi orator, memiliki kemampuan presentasi, serta mampu memberi reward (penghargaan) bagi prajurit berprestasi dan punishment (hukuman) bagi anggota yang melakukan pelanggaran," ucap Pangdam.
Pangdam menambahkan, seorang Dansat harus memiliki karakter pemimpin yang selalu berbuat yang terbaik, berbuat di luar kebiasaan/rutinitas, serta hindari budaya meniru, make your self different, make yourself become giver (buat dirimu tampil beda, buat dirimu menjadi pemberi), serta mampu memimpin dengan menjadi contoh atau teladan (lead by example), serta memimpin untuk melayani (lead to serve).
Harus diingat bahwa pemimpin sejati akan membuat anggotanya melaksanakan perintah dengan sepenuh hati. “Karena sukses dan lancarnya tugas yang diamanahkan kepada kita selain orang tua dan keluarga yang memberikan doa adalah anggota. Untuk itu agar selalu bekerjalah dengan hati,” tegasnya.
Dansat dituntut untuk memaksimalkan kualitas pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya. Di antaranya, agar meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris serta membentuk forum diskusi dan team work untuk merumuskan konsep pembinaan satuan yang terbaik melalui peningkatan kepedulian, kepekaan, integritas dan profesionalisme dalam rangka mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD.
Di kota yang sama dengan tempat terpisah, para istri komandan satuan mendapatkan pembekalan oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman, Rahma Tri Budi Utomo. Rahma bersama para istri komandan satuan menyaksikan tayangan video kegiatan Persit.
Di antaranya, juara Posyandu Tingkat Pengurus Pusat, para kader berprestasi dan video produk unggulan Persit KCK PD VI/Mulawarman. Dalam kesempatan itu pula Ketua Persit KCK PD VI/Mulawarman menyempatkan mengunjungi stan UMKM yang tersedia di lokasi acara.
Ada pula ceramah-ceramah pembekalan kepada peserta apel. Di antaranya, dari dr Tan Shot Yen tentang stunting dan gizi, dr Heston tentang kesehatan jantung. Kemudian dari BRGM tentang restorasi mangrove, BNPB, Kementerian Pertanian hingga profil PT Jhonlin. (pendam VI/Mlw/kri/k16)
Editor : Sukri Sikki