Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Misteri Plat ‘KT’: Kenapa Kode Kendaraan Kaltim Lebih Nyambung dari Plat ‘B’ Jakarta?

Khoirun Nisa • Sabtu, 13 September 2025 | 12:24 WIB
Plat KT.
Plat KT.

KALTIMPOST.ID, Bagi pengendara kendaraan bermotor, kamu pasti sadar, plat kendaraan di Kalimantan Timur (KT) itu sangat “nyambung” dengan nama provinsinya. KT kerap dianggap singkatan dari provinsi Kalimantan Timur.

Tapi begitu melihat plat Jakarta (B), Surabaya (L), atau Bandung (D), logikanya langsung hilang. Karena tidak sesuai dengan huruf depan nama daerahnya. Kenapa bisa begitu?

Ternyata, jawabannya adalah jejak sejarah dari zaman kolonial Belanda yang masih kita pakai sampai sekarang. Dan dalam sejarah ini, Kaltim adalah salah satu provinsi yang “beruntung”. Yuk kita bahas!

Kuncinya Ada di Zaman Belanda

Sistem kode plat nomor di Indonesia adalah warisan dari era Hindia Belanda. Dulu, Belanda tidak membagi wilayah berdasarkan provinsi, melainkan karesidenan (Residentie).

Setiap karesidenan diberi kode unik. Kode-kode inilah yang menjadi cikal bakal plat nomor yang kita kenal sekarang, terutama di Pulau Jawa.

Plat Jawa yang “Terjebak” Sejarah

Inilah alasan kenapa banyak plat di Jawa terasa “aneh” dan tidak sesuai dengan nama daerahnya. Kode-kode ini adalah peninggalan nama atau sistem dari masa lalu:

B – Jakarta: Bukan singkatan dari Jakarta, melainkan dari Batavia, nama kota ini di zaman kolonial.

D – Bandung: Bukan dari Bandung, tapi dari Karesidenan Preanger (Priangan). Belanda menggunakan huruf A, B, C, D, E, dst. untuk wilayah Preanger. Bandung kebagian huruf D.

L – Surabaya: Bukan dari Surabaya, tapi kode yang diberikan tentara Inggris saat mereka sempat menduduki Jawa.

AB – Yogyakarta: Dari gabungan Karesidenan Yogyakarta (A) dan perusahaan kereta api Hindia Belanda (B).

Plat-plat ini terus digunakan setelah kemerdekaan dan tidak pernah diubah. Akibatnya, warga di daerah tersebut tidak memiliki koneksi logis atau emosional dengan kode plat mereka—sebuah kemewahan yang ternyata dimiliki warga Kaltim.

Sejarah Plat Kalimantan: Kode Warisan "DA"

Bagaimana dengan Kalimantan? Nah, di sinilah fakta yang sering terlewat. Menurut sistem tahun 1917, wilayah Kalimantan Selatan dan Timur awalnya berada di bawah satu kode plat, yaitu DA. Artinya, dulu kendaraan di Balikpapan, Samarinda, dan Banjarmasin semuanya menggunakan plat "DA".

Lahirnya Plat "KT": Identitas Baru Kaltim

Setelah kemerdekaan dan terjadinya pemekaran provinsi, Provinsi Kalimantan Timur berdiri sebagai wilayah administrasi sendiri, terpisah dari Kalimantan Selatan.

Kode lama "DA" ditetapkan untuk tetap digunakan oleh Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk Provinsi Kalimantan Timur, dibuatlah kode baru. Saat itu, kombinasi huruf "KT" tersedia dan sangat cocok dengan singkatan "KalTim". Maka, dipilihlah kode tersebut sebagai identitas baru.

Jadi, "keberuntungan" Kaltim bukan sekadar karena ada slot kosong, tapi karena berhasil membentuk identitas plat nomornya sendiri yang modern dan logis, melepaskan diri dari kode warisan "DA".

Baca Juga: Mutasi Plat ke Kaltim Bebas Denda, Diskon Pajak hingga 50 Persen Mulai 21 April 2025

Membedah Anatomi Plat Nomor

Secara resmi, struktur plat nomor (atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor/TNKB) diatur dalam Peraturan Kepolisian No. 7 Tahun 2021.

Menurut aturan ini, setiap plat nomor seperti contoh KT 1234 Bx terdiri dari tiga bagian:

  1. Kode Wilayah (Contoh: KT)

Bagian ini menunjukkan provinsi atau wilayah registrasi kendaraan. Inilah bagian yang memiliki nilai sejarah seperti yang kita bahas.

  1. Nomor Registrasi (Contoh: 1234)

Ini adalah nomor urut pendaftaran yang spesifik untuk setiap kendaraan, biasanya terdiri dari 1 hingga 4 angka.

  1. Seri Huruf/Kode Belakang (Contoh: Bx)

Ini adalah kode yang lebih spesifik untuk menunjukkan kota/kabupaten asal registrasi kendaraan. Beberapa contoh di Kaltim:

B – Balikpapan

M – Kutai Kartanegara

A – Samarinda

G – Bontang

U – Berau

Jadi, plat “KT” terasa logis bukan karena ada aturan nasional, melainkan hasil dari pembentukan identitas baru sebuah provinsi.

Tidak seperti Jakarta yang “mewarisi” kode “B” dari Batavia, Kalimantan Timur berhasil menciptakan kodenya sendiri (“KT”) yang modern dan relevan, meninggalkan kode warisan lamanya (“DA”). (*)

Editor : Almasrifah
#Plat Jawa #Plat Kendaraan #plat Jakarta #Sejarah Plat Kalimantan #KT