Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Proyek Jalan Trans Kalimantan Sp Belusuh-Batas Kalteng Dimulai, Kontraktor Siap Running Tes

Sunardi Kaltim Post • Selasa, 3 Maret 2026 | 03:45 WIB

Tangkapan udara kawasan sarana dan prasarana pendukung proyek preservasi jalan Trans Kalimantan ruas Sp Belusuh - Batas Kalteng. Kontraktor pelaksana PT Bumi Karsa telah merampungkan pemasangan aspal.
Tangkapan udara kawasan sarana dan prasarana pendukung proyek preservasi jalan Trans Kalimantan ruas Sp Belusuh - Batas Kalteng. Kontraktor pelaksana PT Bumi Karsa telah merampungkan pemasangan aspal.

SENDAWAR, KALTIMPOST.ID – Proyek preservasi ruas jalan Trans Kalimantan dari Simpang (Sp) Belusuh hingga Batas Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan progres positif.

Pembangunan sarana dan prasarana pendukung oleh kontraktor pelaksana, PT Bumi Karsa, kini telah rampung dan bersiap memasuki tahap running test.

PPK BBPJN Kaltim, Joko S, mengonfirmasi bahwa peralatan utama penunjang pengerjaan jalan telah terpasang.

"Peralatan batching plant dan stone crusher sudah selesai erection (pemasangan), sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan running test terlebih dahulu," terang Joko kepada Kaltimpost.id, Senin (2/3/2026).

Baca Juga: Tumpahan CPO di Jalan Bentian Besar Kubar Dikeluhkan Warga, Akses Menjadi Licin yang Bisa Memicu Kecelakaan

Sembari menunggu uji coba alat utama, pekerjaan permulaan di lapangan juga terus dikebut. Beberapa fokus pekerjaan saat ini meliputi pengendalian tanaman di sisi kiri dan kanan jalan, galian biasa pada tebing di kawasan Gunung Odang, timbunan pilihan untuk bahu jalan, dan perbaikan subgrade dan perapihan bahu jalan di kawasan Gunung Pancuran.

Selain itu, PT Bumi Karsa juga telah melakukan patching (tambal sulam) pengaspalan di sejumlah titik ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kabag Teknik PT Bumi Karsa, Lalu Syamsul Wathoni, menegaskan komitmen timnya untuk segera memulai pekerjaan utama. "Dalam waktu dekat kita akan lakukan running test, sebelum melakukan pekerjaan utama," ujarnya.

Di sisi lain, masyarakat Kecamatan Bentian Besar menyambut positif upaya preservasi jalan nasional ini. Namun, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait daya tahan perbaikan jalan tersebut.

Warga menilai perbaikan jalan tidak akan bertahan lama jika tidak ada tindakan tegas terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang hingga saat ini masih beroperasi melintasi jalur tersebut. Masyarakat berharap pengguna kendaraan ODOL bertanggung jawab, termasuk menyediakan akses jalan hauling khusus.

Menanggapi hal tersebut, BBPJN Kalimantan Timur berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Hal ini dinilai krusial sebagai bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan nasional dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#odol #trans kalimantan #PT Bumi Karsa #Kutai Barat