Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Mahulu Perkuat Keamanan Data dan Informasi di Era AI

Jody Kristianto
Penulis: Jody Kristianto❯
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan plakat kepada narasumber Tony Haryanto pada acara Sosialisasi Keamanan Data di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (3/11). (PROKOPIM)
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan plakat kepada narasumber Tony Haryanto pada acara Sosialisasi Keamanan Data di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (3/11). (PROKOPIM)

Advertisement

SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat upaya perlindungan data dan informasi di tengah percepatan transformasi digital. Ancaman kebocoran data hingga penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi perhatian yang perlu diantisipasi seluruh perangkat daerah.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Sosialisasi Keamanan Data dan Informasi serta Evaluasi Penyelenggaraan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang dibuka Bupati Mahulu Angela Idang Belawan di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 3–4 November 2026, tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Tony Haryanto. Peserta mendapatkan materi mengenai ancaman siber di era AI serta kebijakan perlindungan data pribadi.

Advertisement

Angela menegaskan, keamanan informasi harus menjadi tanggung jawab seluruh aparatur pemerintah. Sebab, perangkat daerah mengelola berbagai informasi penting, termasuk data pribadi masyarakat yang digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Menurutnya, kelalaian dalam pengelolaan informasi maupun pemberian akses kepada pihak yang tidak berwenang dapat membuka peluang kebocoran dan penyalahgunaan data.

Advertisement

“Tindakan preventif dan mitigasi risiko harus menjadi kebiasaan dalam pekerjaan sehari-hari. Setiap aparatur bertanggung jawab atas informasi yang dikelola dan akses yang dimiliki,” tegas Angela.

Ia mengingatkan, dampak kebocoran data tidak hanya berpengaruh terhadap administrasi internal pemerintahan. Persoalan tersebut juga berpotensi merugikan masyarakat serta menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Menjaga keamanan data berarti turut melindungi masyarakat Mahakam Ulu yang kita layani,” katanya.

Karena itu, Angela meminta peserta tidak menjadikan sosialisasi tersebut sebatas kegiatan formalitas. Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari, terutama saat mengakses, mengelola, dan membagikan informasi pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Mahulu berharap pemahaman aparatur mengenai keamanan informasi semakin meningkat. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital dalam pemerintahan dapat berjalan beriringan dengan upaya melindungi data dan informasi masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Mahulu Tekankan Disiplin ASN dalam Perlindungan Data Pribadi

Bupati Mahulu Tekankan Disiplin ASN dalam Perlindungan Data Pribadi

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mengingatkan ASN disiplin melindungi data pribadi masyarakat dan mencegah penyalahgunaan akses digital.

Sekkab Mahulu Sampaikan Nota Pengantar RAPBD 2027   

Sekkab Mahulu Sampaikan Nota Pengantar RAPBD 2027  

Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, Sekkab Mahulu Stephanus Madang menghadiri rapat paripurna DPRD Mahulu.

Pemkab Mahulu Kebut Persyaratan Bandara, Bupati Angela Tekankan Pentingnya Komunikasi   

Pemkab Mahulu Kebut Persyaratan Bandara, Bupati Angela Tekankan Pentingnya Komunikasi  

Pemkab Mahulu terus mendorong percepatan pemenuhan persyaratan administrasi, teknis, keselamatan, dan keamanan penerbangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer