Pangeran Alwaleed meninggal dunia di usia 36 tahun setelah menjalani koma selama 20 tahun akibat kecelakaan tragis saat ia masih berusia 15 tahun.
Kabar sosok yang dikenal sebagai The Sleeping Prince wafat ini diumumkan oleh sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal, melalui media sosial X.
Sebelum tragedi nahas tersebut, Pangeran Alwaleed dikenal sebagai anak lelaki yang penuh semangat dan cerdas dari lingkungan kerajaan.
Potret Masa Kecil Sleeping Prince
Sebelum keponakannya meninggal, sang bibi Putri Rima binti Talal, pada 19 April 2025 membagikan sebuah foto lawas Pangeran Alwaleed saat masih kecil.
Dalam gambar tersebut, sang pangeran kecil tampak tersenyum polos, mengenakan busana khas Arab Saudi, dengan ekspresi lugu namun bersinar.
Melengkapi unggahan tersebut, Putri Rima binti Talal menuliskan caption penuh cinta disertai doa untuk kesembuhan sang Pangeran.
"Sayangku Al-Walid bin Khalid, dua puluh satu tahun telah berlalu dan engkau selalu hadir di hati kami dan di hati orang-orang yang engkau kasihi dalam doa-doa kami. Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu Al-Walid, karena tidak ada seorang pun yang mengetahui kelemahannya kecuali Engkau, Tuhan langit dan bumi," bunyi caption tersebut.
Kini, unggahan tersebut terasa seperti salam perpisahan yang mengharukan dari sang bibi, yang dikenal sangat menyayangi keponakannya itu.
Profil Pangeran Alwaleed bin Khaled
Pangeran Alwaleed dilahirkan pada April 1990. Garis Keturunan Pangeran Alwaleed di Kerajaan Arab Saudi ia dapat dari sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal.
Pangeran Khaled merupakan salah satu tokoh penting dalam keluarga kerajaan sekaligus cucu dari pendiri negara, Raja Abdulaziz Al Saud.
Sebagai keturunan langsung dari garis utama kerajaan, Alwaleed sejak kecil sudah mendapat perhatian besar dari keluarga bangsawan.
Ia dikenal sebagai sosok yang aktif, pandai, dan tertarik pada dunia militer. Minatnya itu membawanya menempuh pendidikan sebagai kadet di sebuah akademi militer di London saat baru berusia 15 tahun.
Kecelakaan Pangeran Alwaleed bin Khaled
Pangeran Alwaleed mengalami kecelakaan mobil hebat pada tahun 2005 di London saat ia masih menginjak usia 15 tahun.
Insiden tersebut menyebabkan cedera otak parah dan perdarahan internal, yang membuatnya jatuh koma dalam waktu yang sangat panjang. Para dokter sempat memperkirakan bahwa ia hanya memiliki waktu hidup beberapa hari saja.
Namun, dengan dukungan medis yang cermat dan bantuan alat-alat penunjang kehidupan seperti ventilator dan selang makanan, Alwaleed mampu bertahan selama dua dekade meski dalam kondisi tanpa kesadaran penuh.
Sesekali, ia menunjukkan gerakan kecil seperti jari yang bergerak atau kepala yang sedikit menoleh, namun tidak pernah pulih sepenuhnya.
Ayahnya, Pangeran Khaled, terus setia mendampingi dan menolak semua saran untuk menghentikan perawatan.
Penyebab Pangeran Alwaleed meninggal dunia akibat komplikasi medis yang timbul dari kondisi koma berkepanjangan.
Prosesi pemakaman dilangsungkan sehari kemudian, pada Minggu, 20 Juli 2025, setelah salat Ashar di Masjid Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.
Kepergian Alwaleed menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga kerajaan tetapi juga rakyat Arab Saudi. (*)
Editor : Almasrifah